Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsRegionalAda Siswa Terpapar Covid-19, Ini Tanggapan Wali Kota Malang

Ada Siswa Terpapar Covid-19, Ini Tanggapan Wali Kota Malang

NUSADAILY.COM – MALANG – Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan tanggapan terkait informasi siswa MAN 2 Kota Malang yang diketahui terpapar Covid-19. Meski demikian, pihaknya memutuskan untuk tidak menutup sekolah-sekolah lain dan tetap menggelar PTM di berbagai jenjang lembaga pendidikan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Nanti kalau satu tutup, semua tutup, kapan ekonomi kita mau bergerak. Harus ada keberanian dengan catatan tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan,” ungkap Sutiaji, Selasa (18/1/2022).

Untuk mencegah terjadinya penyebaran semakin meluas, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang sudah mulai melakukan tracing terhadap orang-orang yang berada dan pernah bersentuhan dengan satu siswa positif Covid-19 tersebut.

BACA JUGA: Satu Siswa Positif Covid-19, MAN 2 Kota Malang Kembali Sekolah Daring

“Hari ini kita lakukan Tracing lagi kepada seluruh guru, karyawan, siswa ini sudah kita lakukan tracing sekarang, hasilnya belum tahu, seluruhnya ada hampir 600 an yang tadi pagi di swab,” terang Sutiaji.

Sementara itu, pihaknya juga menekankan kepada seluruh masyarakat di Kota Malang agar segera mengikuti program vaksinasi.

Dengan begitu, kecenderungan orang terkonfirmasi positif Covid-19 akan sangat minim sekali mengalami gejala yang parah.

BACA JUGA: Ketua DPD Minta Semua Daerah Antisipasi COVID-19 Saat PTM

Selain itu, menurut Sutiaji, saat ini yang paling penting untuk menghindarkan diri dari Covid-19 dengan disiplin dan menerapkan protokol kesehatan 6M secara ketat.

Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, serta menghindari makan bersama.

Seperti diberitakan sebelumnya, siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang dilaporkan terpapar Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR. Akibatnya, pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka 100 persen, kembali digelar secara daring mulai Selasa (18/1/2022) ini.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Mohammad Husnan mengatakan, ia pertama kali mendapatkan informasi bahwa salah seorang siswanya terpapar Covid-19 pada Jumat (8/1/2022) lalu.

“Keesokan harinya kami langsung melakukan penyemprotan disinfektan,” kata M. Husnan, Selasa (18/1/2022).

Berdasarkan informasi yang diterima sekolah, siswa yang bersangkutan sebelumnya mengikuti acara keluarga di wilayah Malang Selatan. Kemudian ia masuk sekolah.

BACA JUGA: PTM Sekolah 100 Persen Diizinkan Kudus, Mulai Dari SD hingga SMP

Di sekolah, siswa tersebut mengeluhkan sakit kepala dan flu. Hingga akhirnya dirawat di UKS dan izin tidak masuk sekolah. Setelah dites, ternyata hasilnya positif Covid-19.

“Begitu tahu ada siswa yang positif, kami langsung melakukan swab antigen pada 30 siswa di kelas anak yang bersangkutan. Hasilnya, delapan anak dinyatakan reaktif. Sementara empat guru yang mengikuti tes serupa hasilnya negatif,” jelasnya.

Husnan mengatakan, dari delapan anak tersebut, dua diantaranya menunjukkan gejala seperti batuk pilek.

“Kalau enam lainnya tanpa gejala. Bagi yang reaktif akan segera dilakukan PCR supaya hasilnya lebih akurat,” ungkapnya. (nda/lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Bamsoet Apresiasi Kemudahan UMKM Peroleh Sertifikasi Halal

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Yayasan Al Muttaqien Care yang telah mempermudah pendataan dan verifikasi 10 juta UMKM...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily