Senin, Oktober 25, 2021
BerandaNewsRegionalAda Larangan Mudik, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Tetap Buka

Ada Larangan Mudik, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Tetap Buka

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-BANYUWANGI- Ada larangan mudik dari Pemerintah terhitung Jumat 24 April 2020 hari ini hingga 1 Juni 2020 mendatang. Kebijakan itu untuk menekan penyebaran COVID-19. Namun Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk ternyata tetap buka. Serta melayani penyeberangan dari Banyuwangi menuju Bali dan sebaliknya.

“Kita masih beroperasi secara normal,” tegas General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Fahmi Alweni, saat dikonfirmasi Nusadaily.com, Jumat 24 April 2020.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Fahmi Alweni. Foto ozi/nusadaily.com

Menurut Fahmi, masih beroperasinya Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk meski ada larangan mudik ada alasannya. Karena, Banyuwangi dan Bali tidak menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Sehingga pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk tetap beroperasi seperti sediakala.

“Banyuwangi-Bali kan tidak ada PSBB. Terus kita juga harus melayani (pengiriman) logistik. Berarti kan kapal penyeberangan harus tetap beroperasi,” papar Fahmi kepada induk media imperiumdaily.com ini.

Terkait adanya larangan mudik dari pemerintah, Fahmi mengaku itu di luar kewenangan ASDP.

“Jadi kami ini operator kapal. Tugas kita adalah mempermudah jalur logistik. Kita tidak berwenang melarang orang mudik, karena itu kewenangan Gugus Tugas baik yang di Banyuwangi maupun di Bali,” terangnya.

Kendati masih beroperasi normal, diakui Fahmi, pada Kamis malam sempat terjadi lonjakan penumpang. Khususnya penumpang dengan kendaraan roda dua. 

INDAH: Suasana Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang. Foto: ozi/nusadaily.com.

“Kalau dari Bali tadi malam terjadi lonjakan sedikit untuk penumpang roda dua. Tapi tidak lama kok, sebentar saja,” katanya.

Lonjakan itu menurutnya terjadi karena adanya informasi penutupan pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Menyusul terbitnya larangan mudik sesuai Permenhub No.25 tahun 2020. Sehingga banyak perantau di Jawa yang memutuskan untuk pulang kampung ke Bali.(ozi)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu