Rabu, Desember 1, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegional15 Persil Bangunan untuk Pedestrian dan Saluran Air Dieksekusi Pemkot Surabaya

15 Persil Bangunan untuk Pedestrian dan Saluran Air Dieksekusi Pemkot Surabaya

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – 15 persil bangunan yang dicanangkan untuk jalur pedestrian dan saluran air, berhasil dieksekusi oleh Pemrintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pembebasan serta pengeksekusian lahan di jalan Wonokromo tersebut sempat dihentikan karena naiknya angka kasus positif Covid-19 di Kota Pahlawan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Saat ditemui setelah kegiatan pembebasan lahan yang berhasil terlaksana dan berjalan lancar siang hari ini, Senin (18/10), Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Surabaya, Ira Tursilowati menejelaskan jika pembebasan lahan di Jalan Wonokromo Kota Surabaya sempat tertunda tiga kali berturut-turut.

Hasilnya, 15 persil bangunan resmi dirobohkan, dengan memiliki total konsinyasi sebanyak Rp 1.114.890.000.

BACA JUGA: Fungsikan Mobil Vaksinasi, Pemkot Surabaya Dorong Wilayah Aglomerasi Capai Target Level 1

“Total yang dikonsinyasi di Pengadilan Negeri Surabaya sebanyak 24 bangunan stand. 9 bangunan sudah mengambil konsinyasi dengan total Rp. 671.803.00. Kemudian yang belum mengambil konsinyasi ada 15 banguan yang hari ini memang penetapan eksekusinya untuk dirobohkan,” ujar Ira saat ditemui di lokasi.

Dalam keterangannya, Ira menjelaskan, bahwa pada tahun 2019 pihaknya akan memberikan konsinyasi, namun 15 persil bangunan tersebut merasa keberatan hingga mengajukan perlawanan ke Pengadilan Negeri Surabaya.

“Mereka melakukan gugatan kepada PD Pasar Surya dan PU. Prosesnya masih berjalan dan pembuktian yang berkaitan dengan permohonan menghentikan kegiatan pengadaan tanah. Namun tidak ada putusan jelas, maka kita jalan terus (eksekusi),” jelasnya.

BACA JUGA: Wali Kota Eri Mutasi dan Rotasi 129 Pejabat Pemkot Surabaya

Di sisi lain, Ira mengaku bila Pemkot Surabaya sudah melakukan sosialisasi kepada warga yang memiliki 15 persil bangunan tersebut dan memberikan ganti rugi. Sebab, luas setiap persil bangunan tersebut berbeda-beda.

“Luas lahan memang beda-beda, Kita akan berikan ganti rugi, karena dari rencana awal akan diberikan ganti rugi kepada PD Pasar Surya, dengan mekanismenya memang ada pengembalian aset atau ganti rugi,” pungkasnya.(jar/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR