Raja Belanda Siap Pensiunkan Gouden Koets yang Tampilkan Penjajahan

  • Whatsapp
الملك الهولندي جودن كوتس raja belanda Gouden Koets
Inilah Gouden Koets yang dikendarai Raja dan Ratu Belanda, lihat gambar di bodi kereta. Foto: TWITTER @redfishstream
banner 468x60

NUSADAILY.COM-JAKARTA- Raja Belanda Willem-Alexander pada Jumat (17/7/2020) mengatakan ia kemungkinan akan berhenti menggunakan kereta kuda untuk upacara, Gouden Koets, yang di lapisan luarnya menampilkan gambar-gambar penguasa saat masa penjajahan.

BACA JUGA: Raja dan Ratu Belanda Disambut Pasukan Adat Nusantara

Baca Juga

Gouden Koets atau “Kereta Kuda Emas” telah dihujani kritik dari masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Raja Belanda diperkirakan mempensiunkan gouden koets untuk upacara.

Kereta kuda kayu itu dibuat pada 1898 dan satu sisi-nya dihias dengan lukisan yang disebut “Penghargaan untuk Penjajah”. Lukisan itu menampilkan gambar orang Asia dan kulit hitam membawa upeti untuk seorang perempuan kulit putih yang duduk di atas kursi takhta mewakili Kerajaan Belanda.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte pada Juni mengatakan ia mengerti kereta kuda itu “memancing emosi” masyarakat. Bagi Rutte, “itu semua bagian dari sejarah kami”. Kereta kuda “Gouden Koets” masih menjalani restorasi sejak 2015.

Kereta kayu dan patung para pelaut pahlawan era keemasan Belanda pada abad ke-17 menjadi objek utama perdebatan di negara itu, dipicu oleh gerakan Black Lives Matter (Nyawa Orang Kulit Hitam Berharga) di Amerika Serikat.

Raja Belanda Mengikuti Perdebatan

raja belanda gouden koets
Raja Belanda Willem-Alexander (kanan) dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti (kiri) memberikan penghormatan saat mengunjungi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata di Jakarta.
Foto: Antara

“Kami mengikuti perdebatan itu, saya memperhatikannya,” kata Raja Willem-Alexander saat sesi jumpa pers tahunan dengan media. Dalam kesempatan itu, biasanya para anggota Kerajaan Belanda berpose untuk gambar resmi tahunannya.

“Selama ada diskriminasi yang terlihat secara eksplisit dan implisit di Belanda, kita, sebagai bagian dari masyarakat, harus melawan itu,” kata dia dikutip induk imperiumdaily.com ini.

Kereta kuda itu biasanya mengangkut raja ke tempat ia memberi sambutan di hadapan anggota parlemen tiap September. Namun, kereta itu tidak dapat beroperasi sampai 2021 karena masih diperbaiki.

Raja Belanda mengatakan belum ada rencana mengubah hiasan di kereta kayu itu. Kereta itu juga menampilkan gambar priyayi Jawa dan warga pribumi yang memberi hormat kepada Ratu Belanda.

“Itu merupakan bagian dari warisan budaya kita, kita tidak akan menulis ulang sejarah dengan restorasi,” kata Raja Willem.

“Setelah restorasi selesai, kita akan lihat seperti apa,” ujar dia.(cak)

Post Terkait

banner 468x60