Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsPT PP Nilai Jalan Tol Cijago Seksi III Strategis

PT PP Nilai Jalan Tol Cijago Seksi III Strategis

NUSADAILY.COM – JAKARTA – PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi, menilai proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi III sepanjang 14,64 kilometer sangat strategis untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dari Bogor-Depok-Bandara Soekarno Hatta.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi III yang berlokasi di Kota Depok, Jawa Barat, ini dikerjakan KSO PT PP Presisi Tbk/PPRE-PT LMA dan memiliki total nilai kontrak Rp1,2 triliun serta merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN).

BACA JUGA : Pembangunan Jalan tol MNP Sampai Tahap Persiapan dan Sosialisasi

“Kami sangat mengapresiasi proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi yang dikerjakan oleh KSO PPRE-LMA ini memiliki progres yang berjalan dengan baik terutama di masa pandemi ini,” kata Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT PP (Persero) Andi Gani Nena Wea dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan itu saat bersama jajaran komisaris dan direksi perseroan melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi III.

BACA JUGA : Asosiasi Jalan Tol Utamakan Kontinuitas Pembangunan dan Layanan

Jumlah bangunan struktur Jalan Tol Cijago Seksi III ini terdiri atas 12 jembatan, 17 box culvert, 7 gerbang tol, dan dibangun dengan jalan 2 jalur, total enam lajur sepanjang 5,7 kilometer. PPRE beserta anak usaha, yaitu PT LMA berkolaborasi untuk menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut pada kuartal III 2022.

Sampai dengan awal November 2021, progres pembangunan jalan tol tersebut telah mencapai 13,40 persen. Adapun lingkup pekerjaannya, antara lain pekerjaan jalan utama dan pekerjaan ramp dengan masa pelaksanaan selama 485 hari kerja dan diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu.

BACA JUGA : Hutama Karya Dorong Konsep Jalan Tol Ramah Lingkungan

Dalam pembangunan proyek ini, KSO PPRE-LMA mempekerjakan 440 pekerja dengan jumlah jam kerja selama 233.334 jam. Pembangunan proyek jalan tol ini sangat menerapkan kualitas, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan/QHSE dimana sampai saat ini nihil kecelakaan proyek.

“Kami mengharapkan proyek strategis tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditargetkan dengan kualitas terbaik,” kata Andi Gani.

BACA JUGA : Pengamat: Jalan Tol Balsam Bisa Tingkatkan Ekonomi Hingga 7 Persen

Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan agar tim proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi terus meningkatkan kualitas pekerjaan, tetap disiplin. Dan menjaga QHSE di lingkungan kerja dan lingkungan proyek.

Hal tersebut wajib dilakukan karena proyek yang dikerjakan berada di area jalan umum. Sehingga kinerja QHSE menjadi perhatian utama untuk terus ditingkatkan.

“Dengan kinerja QHSE yang baik dan kualitas hasil pekerjaan yang bermutu tentunya akan meningkatkan citra positif perusahaan,” ujarnya.(lal)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

PHK Besar-besaran Guncang Startup, Ini Penyebabnya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dua perusahaan rintisan atau startup tanah air, PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja dan Zenius Education belum lama ini...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily