Prostitusi, Namamu Kian Melejit Kala Disandang Para Artis

  • Whatsapp
Artis Hana Hanifah yang baru tertangkap di sebuah hotel di Medan. Diduga terkait prostitusi artis. (foto: beepdo.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pada abad ke-4 SM, Pseudo-Demosthenes menyatakan di depan majelis warga negara, “Kita harus memiliki pelacur untuk kesenangan, selir untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari, dan pasangan kita untuk memberi kita anak-anak yang sah dan menjadi penjaga setia rumah kita” (terhadap Neaira, 122). Ada perbedaan yang jelas antara kelas-kelas ini.

"
"

Baca Juga

"
"

Artinya dunia prostitusi sudah menggejala sejak lama. Bahkan pernah dilegalkan oleh pemerintah Yunani. Sebagai bagian dari kehidupan hedon warga kelas atas di zamannya.

Sebetulnya pengungkapan prostitusi yang melibatkan artis di Indonesia juga sudah ada sejak sebelum negeri ini merdeka. Namun hal itu hanya sebagian kecil yang mencuat di muka publik. Namun kasus prostitusi di kalangan publik artis kini kembali menjadi sorotan. Sejak artis Hana Hanifah dibekuk Polrestabes Medan beberapa waktu lalu, kasus prostitusi ini kembali banyak mendapatkan sorotan.

Saat dibekuk, Hana Hanifah diduga tengah melakukan prostitusi di sebuah kamar Hotel. Hana Hanifah juga ditemukan setengah telanjang serta ditemukannya alat kontrasepsi. Atas kasus tersebut, Hana Hanifah sempat diamankan pihak Polrestabes Medan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Namun, kini Hana sudah kembali ke Jakarta dan bebas dari tudingan melakukan prostitusi. Hana mengaku saat itu tengah melakukan sesi pemotretan. Sebenarnya kasus prostitusi artis ini bukan kali pertama bikin heboh. Beberapa waktu lalu kasus ini menyeret nama Vanessa Angel.

Prostitusi Artis Vanessa Angel Sempat Bikin Heboh

Vanessa Angel (foto: nusabali.com)

Artis lain, Vanessa Angel juga sempat dibekuk pada 2019 terkait kasus prostitusi di Surabaya, Jawa Timur. Vanessa Angel saat itu dibekuk ketika tengah bermalam dengan seorang laki-laki di hotel. Namun akhirnya Vanessa Angel tidak terbukti melakukan prostitusi. Vanessa Angel kala itu didakwa lantaran kasus ITE. Atas kasusnya ini, Vanessa Angel kemudian menjalani hukuman beberapa bulan di dalam jeruji besi.

“Terbukti secara sah dan meyakinkan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan,” kata Ketua Majelis Hakim Dwi Purwadi dalam pembacaan vonis kepada Vanessa.

Kini Vanessa telah bebas dari masa hukumannya itu sejak Juni 2019. Pihak kuasa hukumnya saat itu tampak menjemput Vanessa dari Rutan Medaeng, Sidoarjo.Sebelum Hana Hanifah dan Vanessa Angel, beberapa nama seleb Indonesia kerap disangkutpautkan dengan prostitusi. Nama Shinta Bachir beberapa tahun lalu juga pernah tersandung kasus ini.

Mantan Mucikari Artis Robby Abbas Buka Bukaan Soal Prostitusi Artis

Robby Abbas, mantan muncikari artis pernah membuka soal prostitusi artis. Diundang menjadi bintang tamu ‘Pagi-pagi pasti Happy’. Menurut Robby Abbas menjadi momen penting untuknya. Dia bisa mengklarifikasi pengakuan para artis yang sebenarnya dulu pernah bekerja bareng dengannya sebagai artis dalam tanda kutip.

“Sebenarnya bukan soal buka-bukaan karena aku memang menunggu komentar yang pas, karena memang ada artis yang cast ke aku artis-artis yang ada di Pagi pagi pasti Happy adalah artis-artis yang tidak mengakui keberadaan aku saat itu. Tidak kenal aku. Suatu kebetulan aku dipanggil ke acara ini jadi aku bisa klarifikasi di mana aku yang sebenarnya. Supaya publik tahu siapa aku dari sisi aku bukan cuma dari sisi artis saja,” beber Robby Abbas di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2018) lalu.

Robby mengatakan sampai sekarang masih ada saja artis yang meminta pertolongan dirinya untuk kembali ‘berjualan’. Tapi Robby mengatakan dirinya selalu menolak permintaan itu. “Sekarang masih banyak permintaan tapi aku nggak munafik aku berhenti, aku taubat gitu. Masih banyak permintaan dari artis, permintaan dari klien untuk sepeti itu. Aku masih mikir dua kalau… Atau…. Aku nggak munafik sih sebenarnya itu aja,” ucapnya.



Banyak Artis Baru, Ada Artis yang Sudah Punya Nama

Banyak dari artis-artis itu terjun ke dunia prostitusi online karena gaya hidup yang hedon. Ada juga beberapa faktor lainnya yang menyoal soal uang menjadi alasan mereka masuk ke dunia prostitusi. “Hidup hedonis, gaya hidup hedon, terus faktor uang, faktor uang yang satu, faktor keuangan itu yang paling utama. Karena selebritis itu hanya mencari nama sebenarnya. Tapi untuk faktor kehidupannya sepertinya mereka memilih side job seperti ini,” jelasnya.

Robby mengatakan dirinya tidak akan sungkan untuk membuka nama-nama artis yang terlibat prostitusi. Akan tetapi, ada juga artis-artis yang dahulu bekerja dengannya kini juga dilindungi nama baiknya.

“Nggak semua artis yang aku show ke publik itu harus aku buka. Ada beberapa yang baik, ada yang nggak. Ada beberapa yang baik mereka selalu support aku dari materi dari doa, yang paling penting itu sebenernya,” ungkapnya.

“Iya aku nyebutin beberapa inisial, dan sangat bisa dipertanggungjawabkan. Yang dicari dari aku itu cuma kejujuran yang aku tahu, yang aku jalanin selama 34 tahun aku hidup. Jadi nggak mungkin aku berbohong. Nggak ada untungnya aku melebih-lebihkan semua ini. Artis menengah ya tadi kayak misalnya SB, AA, terus KF, RF. RF bukan yang sedang bermasalah kemarin ya,” kata Robby Abbas menjabarkan.

Seperti Catherine Wilson yang belakangan juga tersandung masalah narkoba. Perempuan yang biasa disapa Keket itu beberapa waktu lalu membantah dirinya terlibat di kasus prostitusi. “Waduh, orang boleh ngomong apa saja. Tapi nggak ada buktinya dan nggak terganggu kok,” papar Catherine Wilson.

Ada Istilah Nikah Kontrak

Sementara itu menurut Moammar Emka, penulis Jakarta Undercover, prostitusi artis di Indonesia terbagi menjadi tiga strata. Mulai dari atas (A), tengah (B) dan bawah (C). Namun yang biasa diungkap oleh polisi hanya masuk dalam kategori kelas bawah saja.

Biasanya artis yang masuk dalam strata bawah itu adalah skuter (seleb kurang terkenal). Sehingga, tarif yang mereka pasang pun hanya puluhan juta saja dan uangnya akan ditransfer melalui bank sesuai orderan.

Lain hal nya dengan kelas A, untuk kelas ini para pemain bisnis prostitusi biasa bermain cantik. Sehingga, orang tak bisa membedakan apakah ini prostitusi atau bukan. “Misalnya transaksi di kelas atasnya gitu, itu akan susah dinilai sebagai bagian dari prostitusi. Karena memang modusnya nggak ada istilah ketemu di mana, cek-in di mana, transfer via apa. Terus deal gitu,” ujar Moammar Emka.

Bisa dibilang, para pekerja seks komersial ini dipelihara oleh seorang pria hidung belang dalam jangka waktu yang lama. Mereka diberikan tempat tinggal hingga fasilitas mewah. “Nah kalau kelas atas, sudah ada istilahnya udah pakai kontrak nikah, udah pakai kontrak plesir seks, udah pakai kontrak peliharaan. Jadi udah susah dihitung sebagai prostitusi,” sambungnya.

Ada yang Dikontrak Nikah Setahun

“Misalnya di kontrak nikah itu saya menemukan fakta menarik. Bahwa dia akan di kontrak selama setahun dengan perjanjian yang lumayan. Apartemennya di mana, disiapin tempat tinggal, ada asuransinya, ada kendaraannya, ada uang perbulannya berapa,” kata Moammar Emka.

Dalam kelas ini, para PSK memasang banderol unlimited. Tak ada tarif tertentu yang diberikan oleh para pekerja seks komersial itu. Namun kebutuhan mereka harus terpenuhi selama menjadi wanita simpanan.

“Yang paling simple misalnya transaksi yang kontrak plesir, oke sebulan, makan jalan-jalan ke mana biayanya sekian. Tapi hitungannya jadi kayak orang liburan. Statusnya bisa macem-macem. Bisa kayak bergaya pacaran. Jadi susah dihitung sebagai bagian dari transaksi prostitusi,” pungkas Moammar Emka dikutip Nusadaily.com dari detikhot. (A.Hanan Jalil)

Post Terkait

banner 468x60