Senin, September 27, 2021
BerandaNewsPria Misterius Tanpa Ucapkan Sepatah Kata pun Saat Sebar Wafer Silet ke...

Pria Misterius Tanpa Ucapkan Sepatah Kata pun Saat Sebar Wafer Silet ke Anak-anak di Jember

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Penyebaran wafer berisi barang tajam berupa silet dan logam paku staples terhitung sebanyak dua kali terjadi di wilayah Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Namun, sepertinya peristiwa tersebut bakal menjadi kasus yang sulit terpecahkan oleh polisi lantaran sangat sedikitnya bukti petunjuk yang mengarah ke pelakunya.

Kapolsek Patrang, AKP Heri Supadmo menyampaikan bahwa tingkah pelaku sangat misterius dalam melancarkan aksinya, yakni tidak mengucapkan sepatah kata pun saat memberikan wafer berbahaya kepada anak-anak yang ditemui.

BACA JUGA: Horor! Wafer Isi Silet dan Logam Paku Staples Tersebar ke Anak-anak di Jember

“Menurut saksi, pelaku tidak bicara sama sekali. Hanya langsung memberikan wafer itu atau melemparnya ke anak-anak, kemudian pergi,” bebernya, Selasam 3 Agustus 2021.

Pelaku juga ditengarai sengaja menghalangi orang melihat wajahnya dengan cara mengenakan masker serta memakai tudung jaket jumper untuk menutupi bagian kepala. Hal ini menghambat polisi dalam upaya membuat sketsa wajah pelaku.

Para bocah yang sempat mendapat wafer silet hanya mengingat perawakan pelaku sebagai seorang pemuda sedang mengenakan jaket jumper berwarna silver. Disamping itu, pelaku hanya berlalu pergi dengan berjalan kaki.

BACA JUGA: Seingat Bocah di Jember, Begini Ciri Pria Misterius yang Sebar Wafer Isi Potongan Silet

“Masih kita selidiki apakah memang benar jalan kaki? Apakah justru pelaku ada temannya yang menunggu di tempat lain atau pelaku bergerak sendiri, tapi memarkir kendaraannya di tempat yang agak jauh?,” kata Heri.

Kali pertama penyebaran wafer silet terjadi di Jalan Manggis, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang sekitar tiga pekan lalu. Salah seorang bocah disana sempat mencicipi wafer, tapi kemudian mengeluarkannya karena merasa menggigit benda keras.

Sang bocah yang ketakutan lantas melaporkannya ke orang tua dan diteruskan ke pengurus RT/RW serta aparat setempat. “Saat itu, Babinkamtibmas mengumpulkan warga dan meminta masyarakat segera melapor jika ada yang seperti itu lagi,” cerita Heri.

Kejadian kedua tidak jauh dari lokasi awal, yakni di jalan Cempedak pada Sabtu, 31 Juli 2021. Pelaku langsung melempar 3 bungkus wafer silet ke halaman rumah, setelah mendapat sikap penolakan dari beberapa bocah yang hendak diberi.

BACA JUGA: Viral!! Keranda Terbang Cari Korban Teror Magetan

Walaupun sempat menolak, sifat lugu anak-anak yang cenderung tertarik dengan makanan tetaplah muncul. Salah seorang bocah perempuan seketika membuka bungkus wafer dari plastik berlogo tertentu, lalu mencicipinya. Betapa terkejutnya dia merasa menggigit logam ditengah celah wafer.

Orang tua sang bocah sontak terkejut mengetahui hal itu, sehingga melaporkannya ke polisi. “Untungnya tidak sampai ditelah oleh anak saya,” ujar Yasin yang mengaku masih khawatir.

Polisi diharapkan dapat mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya guna menjawab kegelisahan warga. Selain itu, apabila pelaku tertangkap tentu bakal diketahui motif sebenarnya dari aksi menyebarkan wafer berisi silet dan logam paku staples yang dapat berakibat fatal bagi pemakannya. (sut/lna)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...