Kamis, September 29, 2022
BerandaNewsPresiden Jokowi Siap Ambil Risiko dan Pertaruhkan Reputasi Politik Dalam Tangani Krisis

Presiden Jokowi Siap Ambil Risiko dan Pertaruhkan Reputasi Politik Dalam Tangani Krisis

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah menyatakan siap mengambil risiko dan mempertaruhkan reputasi politik dalam menangani krisis yang menimpa bangsa.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Memang presiden mengatakan akan mengambil risiko, ‘reputasi politik akan saya pertaruhkan’. Makanya Presiden mengambil langkah contoh untuk bawahan,” kata Moeldoko di Jakarta, Senin.

Pernyataan Moeldoko menanggapi isu reshuffle atau perombakan kabinet yang menurut presiden dapat ditempuh jika diperlukan.

Moeldoko yang juga mantan Panglima TNI itu mengatakan dalam dunia militer, dalam menghadapi situasi kritis, ada tiga langkah yang biasa dilakukan panglima dan komandan.

Pertama, kata Moedoko, kehadiran komandan di lapangan. “Kita lihat presiden datang ke Surabaya yang masih merah. Beliau datang. Itu ciri-ciri panglima selaku hadir dalam situasi kritis,” ujarnya.

Kedua, kata Moeldoko, dengan mengerahkan senjata dalam hal ini bantuan. “Bansos itu bantuan. Dikerahkan agar solusi krisis,” jelasnya.

Ketiga, yakni mengerahkan kekuatan cadangan. Moeldoko tidak menjelaskan apakah maksud dari kekuatan cadangan itu adalah reshuffle kabinet, namun dia menekankan ketika kekuatan cadangan dikerahkan artinya situasi mulai sangat jelek. “Jangan sampai gunakan ini,” katanya.(han)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Tarif 4 Jalan Tol Ini Bakal Naik, Ada Tangerang-Merak hingga Pandaan-Malang

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak empat jalan tol kelolaan PT Astra Infrastruktur bakal naik tarifnya dalam waktu dekat. Sebanyak empat ruas jalan tol tersebut...

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah menyatakan siap mengambil risiko dan mempertaruhkan reputasi politik dalam menangani krisis yang menimpa bangsa.

"Memang presiden mengatakan akan mengambil risiko, 'reputasi politik akan saya pertaruhkan'. Makanya Presiden mengambil langkah contoh untuk bawahan," kata Moeldoko di Jakarta, Senin.

Pernyataan Moeldoko menanggapi isu reshuffle atau perombakan kabinet yang menurut presiden dapat ditempuh jika diperlukan.

Moeldoko yang juga mantan Panglima TNI itu mengatakan dalam dunia militer, dalam menghadapi situasi kritis, ada tiga langkah yang biasa dilakukan panglima dan komandan.

Pertama, kata Moedoko, kehadiran komandan di lapangan. "Kita lihat presiden datang ke Surabaya yang masih merah. Beliau datang. Itu ciri-ciri panglima selaku hadir dalam situasi kritis," ujarnya.

Kedua, kata Moeldoko, dengan mengerahkan senjata dalam hal ini bantuan. "Bansos itu bantuan. Dikerahkan agar solusi krisis," jelasnya.

Ketiga, yakni mengerahkan kekuatan cadangan. Moeldoko tidak menjelaskan apakah maksud dari kekuatan cadangan itu adalah reshuffle kabinet, namun dia menekankan ketika kekuatan cadangan dikerahkan artinya situasi mulai sangat jelek. "Jangan sampai gunakan ini," katanya.(han)