Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsPresiden Jokowi: Candi Prambanan Bisa Jadi Sumber Pembelajaran, Riset dan Wisata

Presiden Jokowi: Candi Prambanan Bisa Jadi Sumber Pembelajaran, Riset dan Wisata

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta potensi Candi Prambanan terus dikembangkan untuk membangun kemajuan bangsa. Dikarenakan Candi Prambanan merupakan warisan bersejarah dan sangat tepat sebagai sumber pembelajaran nilai-nilai luhur bangsa, kemajuan riset, dan ilmu pengetahuan.

Hal tersebut di sampaikan saat dirinya hadir dalam kegiatan Dharma Santi Nasional puncak peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 secara virtual, Sabtu 27 Maret 2021.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Kolam Regulasi Nipa-Nipa di Sulawesi Selatan

“Juga dapat dikembangkan dan dikemas secara profesional sebagai tujuan destinasi wisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik dan mancanegara untuk lebih mengenal dan mencintai peninggalan bersejarah bangsa ini,” terang Presiden Joko Widodo.

Di kesempatan itu pula, dirinya menilai bahwa pemilihan lokasi peringatan di Prambanan sangat tepat, karena menunjukkan umat Hindu senantiasa menjaga warisan budaya bangsa dan menjaga mahakarya Nusantara.

Bukan hanya itu, Presiden yang kerab di panggil Jokowi juga mengapresiasi umat Hindu yang dalam menjalankan dharma selalu menyatu dengan adat dan budaya adiluhung.

“Candi Prambanan yang dibangun berdampingan dengan Candi Sewu yang bercorak Buddha, juga mengajarkan bahwa toleransi dan hidup berdampingan antarumat beragama sudah dipraktikkan masyarakat sejak dulu. Bhinneka Tunggal Ika merupakan DNA bangsa Indonesia,” jelas Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi Menambahkan, jika Candi Prambanan sudah mendapat pengakuan dari Unesco sebagai situs warisan dunia dan Candi tersebut sama seperti Candi Borobudur. Sebagai mahakarya yang membuktikan kemampuan dan keunggulan bangsa di masa lalu.

“Ini tentunya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat, dan khususnya masyarakat sekitar candi,” tandasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sangat mendukung upaya untuk menjadikan Candi Prambanan sebagai pusat kegiatan ritual, spiritual dan budaya.

Dirinya merasa optimistis, jika Candi Prambanan dirawat dan sekaligus dijadikan tempat kegiatan ritual, spiritual, dan budaya, maka ada dua keuntungan yang akan didapatkan.

Pertama, kelestarian cagar budaya bisa lebih terjaga. Kedua, kunjungan wisata yang juga akan lebih meningkat karena daya tarik candi yang semakin kuat dengan adanya sentuhan ritual, spiritual, dan budaya.

“Apalagi, jika suasana kehidupan raja-raja dan kaumnya pada abad ke-10 bisa dimunculkan di sekitar candi,” tutur Gus Menteri, panggilan akrabnya.

BACA JUGA: Jokowi Instruksikan Menkes Segera Kirim Vaksin AstraZeneca ke Ponpes di Jawa Timur

Menag berharap pada peringatan Nyepi 2021 yang mengusung tema “Kolaborasi Dalam Harmoni Menuju Indonesia Maju” ini, umat Hindu menjadikan ajaran “Tri Hita Karana” sebagai inspirasi bagi umat Hindu untuk selalu menjaga harmoni hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam. Nyepi hakikatnya implementasi dari ajaran Tri Hita Karana itu yang merupakan ciri khas Hindu di Indonesia.

“Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 kepada seluruh Umat Hindu di manapun berada semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan kedamaian,” pungkas Menteri Yaqut. (sir/lna)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu