Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaNewsPPKM Diperpanjang Sampai 4 Oktober, Jawa-Bali Bebas Level 4

PPKM Diperpanjang Sampai 4 Oktober, Jawa-Bali Bebas Level 4

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali selama dua pekan hingga 4 Oktober 2021.

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan mengatakan keputusan ini telah disampaikan sebelumnya dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini, Senin (20/9/2021).

“Diputuskan bahwa dengan melihat perkembangan yang ada maka perubahan PPKM Level diberlakukan selama dua minggu untuk Jawa-Bali, namun evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi begitu cepat,” kata Luhut dalam jumpa pers virtual.

Namun, dalam kali ini, Luhut menyampaikan, tak ada lagi daerah dengan level 4 pada pelaksanaan PPKM Jawa-Bali.

“Dari berbagai perbaikan, tidak ada lagi kabupaten/kota di level 4 di Jawa Bali. Semua pada level 3-2,” ujar komandan PPKM Jawa Bali itu.

Pemerintah menyatakan akan terus menerapkan PPKM di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali selama virus corona belum sepenuhnya hilang. Penerapan PPKM di Jawa-Bali akan dievaluasi tiap satu pekan dan di luar Jawa-Bali tiap dua pekan sekali.

Luhut mengatakan PPKM akan selamanya menjadi instrumen pemerintah dalam pengendalian Covid-19 di Tanah Air.

“Presiden dalam Ratas tadi pagi mengingatkan kami semua,  agar kita tetap waspada dan hati hati. Banyak negara setelah beberapa saat ini naik lagi [kasusnya] dengan cepat. Ini harus kita waspadai. Risiko peningkatan kasus tinggi dan dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujar Luhut.

Meski terus memberlakukan PPKM namun pemerintah juga telah melonggarkan pembatasan di sejumlah daerah. Pemerintah mulai mengizinkan berbagai fasilitas umum beroperasi seperti mal, taman bermain, tempat rekreasi, pasar, hingga bioskop.

Tempat-tempat peribadatan juga mulai dibuka, dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, salah satunya syarat telah melakukan vaksinasi minimal dosis pertama.

Sebagai informasi, per hari ini Senin (20/9/2021) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 1.932 orang, sehingga total kasus menembus 4.192.695 orang.

Dari jumlah itu, ada tambahan 166 orang meninggal sehingga total menjadi 140.634 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 6.799 orang yang sembuh sehingga total menjadi 3.996.125 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara kasus aktif turun 5.033 menjadi 55.936 orang, dengan jumlah suspek mencapai 346.285 orang.

Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 202.795 spesimen dari 150.714 orang yang diperiksa hari ini.

Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 36.595.996 spesimen dari 24.372.320 orang.(lna)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Gerakan Gempur Rokok Ilegal yang Digalakkan Bea Cukai Sasar Desa Olean

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Gerakan gempur rokok ilegal (GGRI) yang digalakkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo Bea Cukai Jember serta Kejari menyasar...