Senin, September 27, 2021
BerandaNewsPolres Bintan Amankan Pemilik Sabu dan Pil Ekstasi di NTB

Polres Bintan Amankan Pemilik Sabu dan Pil Ekstasi di NTB

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BINTAN – Polres Bintan, Polda Kepulauan Riau berhasil mengamankan pemilik narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram dan 49 butir ekstasi berinisial SH di Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

BACA JUGA : Pejabat Lampung Tengah Jalani Sidang Korupsi Pajak Air Tanah

Kapolres Bintan AKBP Sugihartono mengatakan pelaku diamankan setelah pihaknya berkoordinasi dan bekerja sama dengan Ditpolair Polda NTB beserta Personel Polres Dompu.

“Pelaku diamankan Minggu, 18 Juli 2021,” kata Bambang saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bintan, Jumat (30/7).

Setelah penangkapan tersebut, kata dia, Tim Satres Narkoba langsung membawa pelaku SH ke Polres Bintan guna proses hukum lebih lanjut, Selasa 27 Juli 2021.

BACA JUGA : Rumah Oksigen Gotong Royong Jadi Solusi Cepat Tangani Pandemi COVID

Kapolres menjelaskan pengejaran pemilik narkoba ini berawal dari pengakuan tersangka berinisial SK. Seorang warga Lombok yang lebih dulu ditangkap Polres Bintan pada bulan Juni 2021 di pelabuhan tikus Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Saat ditangkap, tersangka SK didapati membawa narkotika jenis sabu dan pil ekstasi yang disimpan di dalam celananya.

Tersangka SK mengaku hanya disuruh membawa benda haram tersebut oleh JO. Seorang warga Lombok yang saat ini sedang berdomisili di Malaysia.

“Narkotika dan pil ekstasi ini akan diserahkan kepada SH di Lombok,” ungkap Kapolres.

BACA JUGA : Menparekraf Dorong Pelaku Parekraf Buat Konten Kreatif Orisinal

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan pelaku. SH juga sudah mengakui bahwa narkotika dan pil ekstasi yang dibawa tersangka SK itu memang merupakan miliknya dan rencananya hendak diedarkan ke NTB.

Tersangka Ditahan di Rutan Polres Bintan

Saat ini kedua tersangka sudah ditahan di Rutan Polres Bintan karena melanggar UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yaitu Pasal 114 Ayat (2) dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 Tahun dan Pasal 112 Ayat (2), Pasal 113 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kedua tersangka terancam hukuman pidana mati dan penjara seumur hidup,” katanya menegaskan.(ros)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...