Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsPolitikPengamat ARCI: Jika Serius Nyapres, Gus Ami Harus Berani Keluar dari Koalisi...

Pengamat ARCI: Jika Serius Nyapres, Gus Ami Harus Berani Keluar dari Koalisi Pemerintah

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Ami merupakan salah satu tokoh yang sangat berpotensi menjadi calon Presiden atau Calon Wakil Presiden di Pemilu 2024.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Namun, Gus Ami harus berani keluar dari koalisi Pemerintah untuk menaikan elektabilitasnya. Hal itu disampaikan, Joko Pudjianto pengamat dari lembaga Accurate Risearch & Consulting Indonesia (ARCI).

“Sebaiknya PKB keluar dari tim koalisi pemerintahan untuk menaikkan Elektabilitas Gus Ami kalau memang beliau itu serius nyapres,” katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima Nusadaily.com, Kamis (21/10/2021).

BACA JUGA: Gus AMI Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan

Joko menilai, modal untuk maju sebagai calon presiden tidak cukup hanya tebar baliho. Tapi, harus ada langkah kongkrit untuk mengeluarkan gagasan yang progresif.

“Untuk nyapres tidak hanya tebar baliho dan menyatakan kesiapan di depan media. Tapi harus ada langkah nyata apa yang akan diberikan untuk bangsa ini,” ujarnya.

Menurut Yoyok panggilan akrabnya, saat ini PDIP lebih cenderung membangun koalisi dengan Gerindra dan kemungkinan besar mengusung Prabowo Subianto dan Puan Maharani. Sedangkan Golkar mengusung Airlangga Hartarto.

“Satu-satunya cara Gus Ami harus membangun koalisi dengan partai di luar pemerintahan seperi Demokrat maupun PKS,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ini Daftar Elektabilitas Kandidat Bakal Capres dari Para Pemimpin Parpol

Kalau itu dilakukan, menurutnya, bukan tidak mungkin pasangan muda sarat pengalaman Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami) dan Agus Harimurti Yudoyono (AHY) akan menjadi pasangan kuda hitam.

“Tapi ya itu tadi syaratnya harus ada Keberanian dari Gus Ami untuk meningkatkan elektabilitas,” pungkasnya.(ful/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR