Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsPolitikPBNU Disarankan Perkuat Ajaran Aswaja di Ranah Publik

PBNU Disarankan Perkuat Ajaran Aswaja di Ranah Publik

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Timur M Mas’ud Said mengusulkan kepada PBNU untuk memperkuat ajaran Ahlusunnah wal jamaah (Aswaja) di ranah publik termasuk di wilayah lembaga kenegaraan dan pemerintahan. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Timur M Mas’ud Said dalam keterangannya diterima di Jakarta, Minggu, mengatakan perlu memperkuat ajaran di pemerintahan itu baik di tingkat pusat maupun daerah termasuk di instansi-instansi strategis lainnya. 

BACA JUGA: Wamenag Sebut Peran Umat Islam dalam Pembangunan Bangsa Sangat Penting

Tokoh yang juga telah menyumbangkan pemikiran “Peta Jalan NU Menuju Abad Kedua” menyampaikan hal itu dalam forum rapat Komisi Program Kerja Munas dan Kombes Nahdlatul Ulama di Jakarta. 

Dia juga mengingatkan agar proliferasi atau pengembangan ideologi yang dianggap sebagai salah satu penangkal radikalisme serta pemahaman Islam yang lebih damai dan sejuk ditopang kodifikasi ajaran melalui penulisan buku Aswaja yang dapat dipelajari di kalangan umum dan sebagai bahan pendidikan keagamaan di masyarakat umum. 

“Jadi pada saat NU sudah memasuki abad kedua usianya, Aswaja yang mengajarkan Islam Wasathiyah dan akhlak keberagamaan yang pas dalam konteks bernegara dan berpemerintahan sudah harus bisa menjadi bagian kurikulum pendidikan kenegaraan dan keagamaan dengan memodernisasi lembaga lembaga pendidikannya,” katanya. 

M Mas’ud Said juga menekankan pentingnya aplikasi cara berpikir Aswaja dan akhlak atau cara bertindak Aswaja bagi pengurus dan dan aktivis NU di jajaran publik, pemerintahan harus berperilaku sesuai dengan kaidah sebagaimana diajarkan ulama. Kemudian hal itu juga berlaku bagi warga NU di kalangan bisnis korporasi, kader NU di jajaran pimpinan perdagangan dan industri serta cendekiawan di kampus-kampus. 

BACA JUGA: PBNU Putuskan Muktamar ke-34 NU Digelar Pada 23-25 Desember 2021

“Ke depan PBNU bersama ulama dan cendekiawannya seharusnya bisa memimpin dan menguasai mainstream ideologi kenegaraan dan cara keberagamaan yang wasathiyah, membawa keramahan hubungan antarpemeluk agama yang kuat di kancah internasional,” ucapnya. 

Terutama kata dia pada saat dunia sudah hampir kehilangan keadilan karena ideologi hubungan antarnegaranya dan corak keagamaannya cenderung menimbulkan peperangan antarpemeluk agama.(int7)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Cacar Monyet Mewabah, ECDC: Lebih dari 200 Ribu Kasus Terdeteksi

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Lebih dari belasan negara di mana cacar monyet mewabah, yang sebagian besar terjadi di Eropa, telah melaporkan setidaknya satu kasus...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily