Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsPolitikGelar Apel Patroli Pengawasan, Bawaslu Sumenep Perkuat Kelembagaan

Gelar Apel Patroli Pengawasan, Bawaslu Sumenep Perkuat Kelembagaan

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM—SUMENEP – Di masa tenang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur menggelar Apel Patroli Pengawasan. Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat kelembagaan dalam melakukan pengawasan seluruh tahapan Pilkada serentak tahun 2020 hingga pelaksanaan 9 Desember mendatang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumenep, Anwar Noris menyampaikan, sesuai tahapan mulai 6-8 Desember 2020 masuk masa tenang. Selama masa tenang khususnya bagi penyelenggara, merupakan hari-hari yang sangat meresahkan.

Sabab, lanjut Noris, banyak tantangan yang harus dihadapi, salah satunya adalah tindakan yang ingin merusak proses demokrasi.

“Tiga hari ini adalah hari yang paling meresahkan, biasanya ada orang yang tidak bertanggungjawab ingin merusak pola demokrasi, merusak pilkada bergerilya dengan sangat masif. Mereka datang kepada masyarakat, ada nakut-nakuti ada berupaya membeli suara rakyat, ini harus kita cegah bersama,” tegas Noris, saat memberikan pengarahan pada Apel Patroli Pengawasan di Kecamatan Ganding.

Lebih lanjut, Noris menjelaskan bahwa sebagai pengawas, harus mampu memahami tugas dan fungsi pokok sebagai pengawas. Sehingga saat menjalankan tugas selaras dengan Undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Sebab, lanjut Mantan Aktifis Malang itu, terbentuknya Bawaslu sebagai pengawal pemilu, memastikan seluruh masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya sesuai hati nurani bukan atas dasar paksaan, bujukan uang ataupun pengelompokan dari orang-orang yang menginginkan satu suara.

“Kita adalah masyaralat merdeka, masyarkaat yang diberikan kebebasan untuk menentukan hak pilihnya,” jelasnya.

Selain itu, sebagai pengawas juga berkewajiban untuk menjaga penyelenggara lain, dan juga menjaga kemerdekaan masyarakat serta menjaga stabilitas Kabupaten Sumenep.

Sebagai pengawas, tutur Noris, tentu kata dia harus mematuhi semua atuaran dan perundang-undangan yang berlaku.

Pelanggar Akan Berurusan dengan Undang-Undang

“Jika dilanggar, maka kalian akan berurusan dengan saya dan undang-undang,” tegasnya.

Pihaknya sangat tidak menginginkan pelaksanaan Pilkada di Sumenep diwarnai politik uang, apalagi sampai terjadi operasi tangkap tangan (OTT) sebagaimana yang terjadi di sejumlah daerah lain.

“Maka tugas kita bersama agar hal itu tidak terjadi, pastikan kejelian, ketelitian dan mendeteksi secara dini potensi adanya pelanggaran,” tambahnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap semua jajaran Bawaslu hingga tingkat desa tegas dalam memproses semua pelanggaran.

“Saya tidak ingin jajaran saya ada yang lembek, lemah dan tidak mampu melakukan penanganan pelanggaran. Lakukan tugas saudara dengan penuh keberanian, kalau saudara benar dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai Undang-undang maka saya didepan akan membela kalian,” imbuhnya.

Sekedar informasi, pelaksanaan Apel Patroli Pengawasan dilakukan secara serentak di sejumlah titik di kecamatan yang ada di Kabupaten Sumenep. Kegiatan apel akbar itu dikuti oleh semua jajaran pengawas ad hoc mulai ditingkat kecamatan hingga tingkat desa se-Kabupaten Sumenep. (nam/aka)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Pakar Politik Nilai PDIP Jadi Kunci Prabowo Menang Pilpres 2024

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju menjadi calon presiden digaungkan sejumlah kalangan salah satunya baru-baru ini dari Persatuan Purnawirawan Indonesia...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily