Pertamina Pastikan Tunda Pembangunan Kilang Bontang

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – PT Pertamina (Persero) memastikan bakal menunda satu proyek pembangunan kilang baru yaitu Kilang Bontang. Sehingga kini hanya tinggal menyisakan lima proyek kilang.

Sebelumnya, Pertamina berniat melakukan pengembangan empat kilang atau Refinery Development Master Plan (RDMP) dan pembangunan dua kilang baru atau Grass Root Refinery (GRR).

Baca Juga

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, penundaan pembangunan kilang menyusul turunnya permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Nicke menilai permintaan BBM, bakal mengalami pertumbuhan yang lebih rendah untuk tahun-tahun mendatang.

“Pembangunan kilang kami koreksi. Kami hanya akan bangun satu kilang baru dan empat kilang upgrading,” ungkap Nicke dalam Agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI, Senin 29 Juni 2020.

Alhasil, rencana pemindahan lokasi dan pencarian partner, Kilang Bontang dipastikan tidak akan dilanjutkan. “Kilang Bontang belum kami bangun dulu,” jelasnya Nicke.

Padahal, sehari sebelumnya Pertamina mengungkapkan, bakal tetap berfokus melaksanakan pembangunan megaproyek kilang termasuk Grass Root Refinery (GRR), Kilang Bontang. Yang kini masih dalam tahapan pencarian strategic partner.

CEO Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional) Ignatius Tallulembang mengungkapkan, untuk pencarian partner yang baru Pertamina masih akan mengadopsi skema investasi yang sama. Untuk itu, pihaknya masih menantikan mitra yang tertarik termasuk soal rencana pemindahan lokasi.

“Kami masih nantikan partner yang tertarik dengan skema yang ada dimana Pertamina tidak berinvestasi, nantinya setelah 20 tahun baru pengelolaan sepenuhnya ke Pertamina,” ujar Ignatius dalam diskusi virtual, Sabtu 27 Juni 2020.

Sebelumnya, Pertamina berencana bekerjasama dengan perusahaan migas asal Oman, Overseas Oil and Gas (OOG) untuk pembangunan kilang berkapasitas 300.000 barel per hari (bph).

Sayangnya, hingga pengujung tahun lalu kedua belah pihak tak mencapai kata sepakat. Kerjasama pun urung terjadi.(via/top)

Post Terkait

banner 468x60