Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsPemerintah Saudi Umumkan Penyelanggaran Haji 2021, Kemenag Siapkan Rencana Operasional

Pemerintah Saudi Umumkan Penyelanggaran Haji 2021, Kemenag Siapkan Rencana Operasional

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab telah pengumuman bahwa pihaknya akan menyelenggarakan ibadah haji 1442 H/ 2021 M dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat ” Dengan Kondisi Khusus” Guna melindungi jemaaah Haji.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi menyambut baik update informasi dari Arab Saudi tersebut. Menurutnya, kepastian penyelenggaraan haji memang sudah ditunggu masyarakat Muslim Indonesia, bahkan dunia.

BACA JUGA: Soal Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Minta Presiden Jokowi Lobi Raja Salman

Namun begitu, kata Khoirizi, Pemerintah Arab Saudi baru mengumumkan kepastian penyelenggaraan haji, belum ada penjelasan yang terkait rencana operasionalnya.

“kita bersyukur akhirnya Penyelenggaraan Haji tahun ini di buka oleh pemerintah Saudi, walaupun pengumumannya menyebutkan bahwa rencana operasional haji tahun ini akan diumumkan di lain waktu. Kita akan segera koordinasikan terkait rencana operasionalnya ini,” ucap Khoirizi kepada Wartawan Senin (10/4/2021).

Dirinya juga menambahkan, jika penjelasan Arab Saudi terkait rencana operasional haji 1442 H sangat penting. Sebab, hal itu akan menjelaskan bagaimana skema penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Apakah haji tahun ini akan digelar seperti tahun lalu, hanya diikuti oleh warga Saudi atau epkspatriat yang ada di sana? Atau ada izin untuk pemberangkatan jemaah dari negara luar Saudi, termasuk Indonesia?” tuturnya.

Pria yang juga Direktur Bina Haji ini mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengikuti perkembangan informasi dari Pemerintah Arab Saudi. Sambil menunggu pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi ke pemerintah Indonesia, Kemenag juga akan berkoordinasi dengan Dubes Arab Saudi dan Konjen RI di Jeddah terkait tindaklanjut dari update informasi haji ini.

Apapun keputusan Arab Saudi, lanjut Khoirizi, pihaknya siap menerima dan menindaklanjuti. Apalagi, Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR juga sudah melakukan sejumlah persiapan.

“Kami juga sudah melakukan serangkaian pembahasan dengan Komisi VIII DPR terkait Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Pembahasan sudah mendekati hasil akhir untuk mencapai kesepakatan bersama antara Kemenag dan DPR,” paparnya.

BACA JUGA: Kemenag Gelar Bahtsul Masail, Bahas Haji di Masa Pandemi

Dia juga menyebut, bahwa Tim Manajemen Krisis Penyelenggaraan Ibadah Haji yang dibentuk oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada akhir Desember 2020 lalu, sudah menyiapkan skema jika ada pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia, dan Skema itu disiapkan dalam beberapa skenario, mulai dari pembatasan kuota 50%, 30%, 25%, bahkan hingga 5%.

“Jemaah haji Indonesia juga sudah mulai mengikuti program vaksinasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan. Jadi, jika nanti memang ada pemberangkatan, mereka sudah memenuhi syarat vaksinasi yang diharuskan Saudi karena dalam kondisi pandemi,” tandasnya.(sir/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR