Kamis, Januari 20, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsPemandu Wisata Tersertifikasi, TNBTS Masuk 10 Besar Kawasan Konservasi Indonesia

Pemandu Wisata Tersertifikasi, TNBTS Masuk 10 Besar Kawasan Konservasi Indonesia

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – MALANG – Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) merupakan 10 besar pariwisata yang menjadi kebanggaan Indonesia. Area ini berada di Jawa Timur, tepatnya terbentang di 4 Kabupaten di antaranya Kabupaten Malang, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan.

Akan tetapi, area ini juga termasuk kawasan konservasi yang harus dijaga dan dilindungi akan keberadaan ragam budaya yang ada didalamnya tidak punah.

Muhammad Ansori Mitra TNBTS Komunitas Forum Sahabat Gunung menjelaskan, bahwa belakangan pihaknya telah bekerjasama dengan para pemandu perjalanan wisata TNBTS. Yang sudah tersertifikasi agar memberi pengarahan kepada pengunjung.

“Belakangan TNBTS banyak dikunjungi oleh sejumlah kaum milenial. Nah mereka ini kan butuh diedukasi agar menjalankan konservasi yang ada di kawasan ini, bersama kita jaga dan peduli pokonya,” terangnya hari ini, Sabtu (5/6/2021).

Terutama sharing dan caring, konsep ini tepat karena lebih dapat diterima semua kalangan di era sekarang.

“Lewat sosmed misalnya kita dapat berbagi kepada sesama untuk menjaga, konsepnya kan eco wisata berarti menjaga lingkungan juga penting. Mematuhi area mana saja yang boleh dilalui dan mana yang tidak sebab semua ada aturannya. Terutama tentang teritorial, seperti yang tercantum di Undang Undang Dasar Nomor 95 1990,” bebernya.

Dilanjutkan Ori, sapaan akrabnya, jika masuk kawasan jemplang 30 meter dari kanan dan kirinya ada zona khusus dan itu tak boleh dilewati pengunjung.

“Ada pula di savana yang kami bikinkan semacam galangan sepanjang 1,5 meter supaya jip tidak dapat melintasi area tersebut,” pungkasnya.

Selain itu, TNBTS juga diwarnai dengan berbagai kegiatan adat Tengger dalam kesehariannya. Untuk itu diimbau untuk semua pengunjung juga harus dapat saling mengerti dan memahami.

“Apalagi disana juga terdapat berbagai macam ritual keagamaan. Untuk itu supaya siapa saja yang kesana agar saling menjaga dan menghargai supaya tercipta warna yang indah dalam perbedaan ini,” Ori mengakhiri. (aje/aka)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily