Kamis, Juni 30, 2022
BerandaNewsPegawai Inspektorat Jember Gadungan Tertangkap Tangan Memeras Uang Korban

Pegawai Inspektorat Jember Gadungan Tertangkap Tangan Memeras Uang Korban

NUSADAILY.COM – JEMBER – Selasa, 17 Mei 2022, sekitar jam 21.18 WIB malam, seorang pria dikeler secara beramai-ramai oleh sejumlah warga menuju ke Mapolsek Kencong, Kabupaten Jember.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pria tersebut diduga telah beberapa kali melakukan pemerasan terhadap sejumlah perangkat desa sekitar. Modus yang dilancarkan olehnya yakni dengan cara mengaku sebagai pegawai Inspektorat Pemerintah Kabupaten Jember.

Hasil identifikasi terhadap yang bersangkutan ternyata diketahui bukanlah pegawai inspektorat, melainkan berprofesi wiraswasta.

Berdasarkan dokumen kependudukan identitas pria itu berinisial SCJ, lelaki (44), warga asal Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates.

Sekarang, polisi tengah melakukan pemeriksaan intensif untuk mengambil bahan keterangan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemerasan oleh SCJ.

“Ya benar, ditangkap saat ini masih di Polsek Kencong,” ujar Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hadian Widya Wiratama.

Dika belum dapat membeberkan lebih lanjut mengenai hal-hal menyangkut SCJ hingga pemeriksaan benar-benar selesai.

Inspektur Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembodo mengaku telah memperoleh kabar soal penangkapan SCJ yang diduga memeras perangkat desa dengan mencatut kelembagaan inspektorat.

“Saya dapat informasi baru saja ada kejadian tertangkap tangan seseorang yang mengaku sebagai personel inspektorat bernama Hendra Yunus. Tapi, beda dari KTP namanya Sovindra Capri Janu (SCJ). Kami pastikan Sovindra maupun nama Hendra Yunus yang dipakai itu bukan pegawai inspektorat,” tegasnya.

Pernah Memperdayai Beberapa Korban

Informasi yang diterima Ratno juga menyebut bahwa SCJ sebelum tertangkap tangan, pernah memperdayai beberapa korban. Salah satunya seorang perangkat desa yang diperas sebanyak Rp 17 juta.

“Pernah ada korbannya dari salah satu desa di Kencong dengan kerugian Rp 17 juta. Namun, malam ini ia bisa tertangkap dengan korban lain,” imbuhnya.

Ratno terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini. Sekaligus juga agar ditelusuri adanya korban-korban lain maupun kemungkinan keterkaitan SCJ dengan pihak dalam inspektorat.

Pasalnya, menurut Ratno, SCJ mengaku dalam melancarkan aksinya selama ini bersama-sama seseorang bernama Elsa. Nama ini tiada dalam daftar pegawai inspektorat, meski oleh SCJ disebut selaku aparatur resmi di lembaga pengawas internal tersebut.

“Sama sekali tidak ada di Inspektorat Jember personel yang namanya Hendra Yunus, Sovindra, begitu juga Elsa. Besok kami intensif koordinasi dengan kepolisian,” tutur Ratno.

Adalah Supriyanto, Ketua LPM Desa Kraton, Kecamatan Kencong yang mengaku pernah diperas SCJ sebanyak Rp17 juta. Korban ditakut-takuti SCJ tentang pekerjaan infrastruktur desa.

“Iya saya kena peras dia ngaku-ngaku pemeriksa dari inspektorat,” ujar Supriyanto.

Pemerasan SCJ berlanjut kepada Sekretaris Desa Kraton Muhajir. Berbeda dengan Supriyanto, nyali Muhajir rupanya berani melawan hingga dapat membuktikan pemerasan terhadapnya.

Muhajir yang merasa jengah terus-menerus dimintai uang SCJ hingga pada akhirnya mengambil langkah perlawanan. Mulanya, Muhajir bersedia menyerahkan uang agar tampak seolah-olah menuruti tuntutan si pemeras. Tapi, sejatinya cara ini hanya perangkap, karena setelah itu Muhajir bersama polisi dan warga menangkap SCJ.

“Masih saja meminta uang ke saya, meski sudah pernah diberi LPM yang Rp 17 juta itu. Berkali-kali dia terus meminta uang lagi. Awalnya minta Rp 10 juta, tapi saya nego sampai Rp 5 juta. Sampai kemudian malam ini dia datang ke rumah saya, lalu ditangkap polisi,” urainya.

Kedua korban mengaku pasrah ke pihak kepolisian untuk selanjutnya menindak tegas SCJ melalui proses hukum.(sut/aka)

BERITA KHUSUS

Kabar Gembira! Internet Gratis Masuk RW, Wali Kota Pasuruan: Ada 68 Titik

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – Warga Kota Pasuruan kini semakin dimanjakan dengan layanan internet gratis. Tidak hanya sebatas pada ruang publik, seperti taman-taman kota,...

BERITA TERBARU

Transfer Lewandowski ke Barcelona Belum Juga Deal, karena Kendala Ini

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Barcelona belum juga mampu mewujudkan transfer Robert Lewandowski. Barcelona meminta Lewandowski bersabar karena mereka masih terus mengusahakan kepindahannya. Barcelona menjadikan Lewandowski...