Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraWali Kota Wacanakan Banda Aceh Jadi Kota Kopi Dunia

Wali Kota Wacanakan Banda Aceh Jadi Kota Kopi Dunia

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bakal menggagas ibu kota provinsi Aceh itu sebagai kota kopi dunia dengan menjamurnya warung kopi dinilai telah memberikan efek ganda bagi perekonomian daerah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Banda Aceh tidak punya wilayah pertanian dan perkebunan, tetapi sangat bergantung pada sektor dagang dan jasa. Karena itu kita akan gagas Banda Aceh sebagai kota kopi dunia,” kata Aminullah Usman, di Banda Aceh, Kamis.

BACA JUGA: Aceh Masih Punya Stok 110 Ribu Dosis Vaksin Tersebar Seluruh Daerah

Aminullah mengatakan, saat ini Pemko Banda Aceh terus berkonsentrasi untuk mengembangkan sektor pariwisata dan kuliner. Dirinya melihat dunia usaha jasa tersebut telah membantu banyak warga keluar dari pengangguran.

Aminullah menyampaikan, sejauh ini usaha warung kopi menjadi salah satu andalan di bidang kuliner, bahkan semakin hari terus bertambah, sehingga dinilai telah menguntungkan banyak pihak.

BACA JUGA: Event Tour de Sabang Jadi Persiapan Atlet Sepeda Aceh Menuju PON 2024

“Seribu warung kopi ini telah menghipnotis siapa saja yang berkunjung ke Aceh. Rasanya belum ke sini kalau tidak menikmati nikmatnya kopi terbaik di dunia ini,” ujarnya.

BACA JUGA: IKAPTK Aceh Besar Bakti Sosial di Pulo Aceh

Aminullah menuturkan, warung kopi senantiasa telah menciptakan peluang kerja baru, selain itu juga memberi pemasukan besar bagi daerah, juga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Selama pandemi, kata Aminullah, Pemko Banda Aceh turut memberi dukungan penuh terhadap pengusaha warung kopi, langkah itu juga tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) 51 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan COVID-19.

BACA JUGA: Bupati Aceh Barat Minta Remaja Masjid Jadi Penangkal Paham Radikal

Peraturan tersebut, lanjut Aminullah, memberi kerenggangan terhadap pengusaha warung kopi, mereka tetap diizinkan membuka usaha dengan menjalankan sistem take-away.

Selain itu, Aminullah menyatakan bahwa pemerintah juga tidak pernah berhenti memberikan bantuan kepada pelaku usaha warung kopi, termasuk modal usaha di tengah pandemi COVID-19 ini.

BACA JUGA: Via Vallen Kenakan Pakaian Adat Bangka Belitung, Apakah Kode Pernikahan?

“Kita selalu membantu pelaku usaha, bahkan kita juga memberikan modal demi menopang usaha masyarakat di tengah pandemi,” kata Aminullah.

Bentuk dukungan lainnya, Aminullah juga aktif meresmikan warung kopi hasil UMKM lokal warga Banda Aceh. Serta selalu mempromosikan kopi khas Aceh ke mata dunia dalam berbagai kesempatan.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR