Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraWabup Purbalingga Ingatkan Semua Warga Jangan Takut Divaksin

Wabup Purbalingga Ingatkan Semua Warga Jangan Takut Divaksin

NUSADAILY.COM – PURBALINGGA – Wakil Bupati Purbalingga, Jawa Tengah H. Sudono mengingatkan semua warga di wilayah setempat untuk tidak takut divaksin COVID-19 karena vaksin telah teruji keamanannya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Percepatan vaksinasi sedang dilakukan, jajaran dinas kesehatan dan petugas kesehatan perlu meningkatkan sosialisasi agar masyarakat paham dan tidak takut divaksin,” katanya di Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu.

BACA JUGA: Capaian Vaksinasi COVID-19 di Purbalingga Sudah 50 Persen

Dia mengakui bahwa tren kasus aktif COVID-19 di wilayah Purbalingga terus menurun dalam beberapa hari terakhir.

“Namun demikian penurunan kasus aktif COVID-19 ini masih harus tetap diiringi dengan protokol kesehatan yang ketat dan percepatan vaksinasi, untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19,” katanya.

Sementara itu, menurut data dari Dinas Kesehatan Purbalingga kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi di Kabupaten Purbalingga hingga Selasa (30/11) malam tersisa dua orang.

BACA JUGA: Selama PPKM, Satgas COVID-19 Purbalingga Tegakkan Disiplin Prokes

Sementara itu total keseluruhan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di wilayah ini sejak awal penanganan hingga saat ini ada sebanyak 18.435 orang.

Dari jumlah tersebut 17.297 telah dinyatakan sembuh, 1.136 meninggal dunia, satu orang dirawat di fasilitas kesehatan dan satu orang lainnya melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu, ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dr. Yudhi Wibowo mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan tidak percaya pada informasi salah atau hoaks terkait semua vaksin COVID-19.

“Jangan langsung terpengaruh oleh informasi yang salah atau hoaks tentang vaksin,” katanya.

BACA JUGA: Pemkab Purbalingga Terus Upayakan Pemberdayaan UMKM

Dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memilih-milih vaksin. Karena semua jenis vaksin yang tersedia di Tanah Air teruji aman dan efektif.

Selain itu dia menambahkan bahwa penerapan sistem jemput bola akan efektif mempercepat capaian vaksinasi COVID-19 di daerah.

“Di beberapa wilayah terutama yang area geografisnya sulit bagi masyarakat untuk datang ke pusat kesehatan masyarakat atau sentra vaksin. Maka sistem jemput bola merupakan salah satu solusi terbaik,” katanya.

BACA JUGA: Ngeri! 4 Lagu Kematian dari Raja Dangdut Rhoma Irama Bikin Merinding

Dia mengatakan salah satu prinsip dasar dalam meningkatkan cakupan vaksinasi adalah dengan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Prinsipnya adalah bagaimana mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat, sedekat mungkin maka nantinya aksesibilitas akan meningkat,” katanya.(eky)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed