Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaNewsNusantaraUsung Konsep Smart City Berbudaya, Stand Expo Kota Mojokerto Dikunjungi Banyak Kepala...

Usung Konsep Smart City Berbudaya, Stand Expo Kota Mojokerto Dikunjungi Banyak Kepala Daerah

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – YOGYAKARTA Konsep Smart City Berbudaya yang diusung Pemerintah Kota Mojokerto pada event Indo Smart City Forum dan Expo (ISCFE) 2021 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSi) di Ballroom Rich Hotel Jogjakarta menarik perhatian sejumlah Kepala Daerah.

Tercatat, ada enam Wali Kota yang mampir melihat stand pameran UMKM milik Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Rabu, 13 Oktober 2021) siang.

Di antaranya Wali Kota Cilegon, Wali Kota Kediri, Wali Kota Bogor, Wali Kota Sibolga, Wali Kota Prabumulih dan Wali Kota  Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Ditanya terkait konsep stand pameran Kota Mojokerto yang mengusung ‘Spirit of Mojopahit’, Ning Ita mengatakan sejak menjabat tiga tahun lalu, dia selalu membawa roh Majapahit didalam setiap sektor, termasuk dalam event Apeksi tahun ini.

“Meskipun event Apeksi tahun ini mengusung konsep smart city, tetapi ciri khas Majapahit harus tetap kita tampilkan. Karena ini adalah warisan seni budaya yang sangat luar biasa. Harapan kita dengan memadukan konsep smart city dan Budaya Majapahit ini, kita bisa menjadi juara lomba stand terbaik tahun ini,” pungkasnya.

Ketua Dewan Apeksi Apresiasi Stand Pemkot Mojokerto

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya Sugiarto memberi apresiasi lebih kepada konsep stand pameran yang diusung Pemkot Mojokerto tahun ini. Karena bentuknya unik dan sangat khas dengan panji-panji kebesaran kerajaan Majapahit.

“Saat ini saya sedang mengamati bagaimana kita sekarang bisa menggali peninggalan masa lalu sehingga ini potensinya  luar biasa untuk berkembang menjadi tidak hanya destinasi wisata tetapi juga pusat pembelajaran sejarah masa lalu. Lantaran majapahit adalah kerajaan besar  ini adalah dan kita harus belajar banyak,” ungkapnya.

Wali Kota Bogor ini mengatakan, kedepan akan ada rencana Apeksi di Kota Mojokerto. “Nanti Apeksi sama-sama akan ke sana menggali budaya masa lalu dan mendukung apa yang sedang dikerjakan Ibu Wali Kota Mojokerto,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto Ani Wijaya menambahkan konsep Smart City Berbudaya ini diimplementasikan dalam wujud stand pameran Kota Mojokerto.

“Ornamen kerajaan majapahit sengaja kita tonjolkan dalam stand kita mewakili unsur budayanya. Sedangkan unsur smart city, kita terapkan dalam bentuk transaksi cashless menggunakan QRISS, Diplay Katalog Produk UMKM Gesture dan belanja seluruh produk UMKM secara online melalui Web Griya UMKM,” memungkasi.(din/aka)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Permudah Penanganan Pasien Narkoba, Ashefa Siap Buka Cabang Lagi

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Manajemen Ashefa Griya Pusaka siap membuka cabang di sejumlah wilayah di Indonesia guna memudahkan penanganan pasien ketergantungan narkoba. BACA JUGA :...