Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraUsaha Lidi di Pasaman Barat Didukung Potensi 120 Ribu Hektare Sawit

Usaha Lidi di Pasaman Barat Didukung Potensi 120 Ribu Hektare Sawit

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SIMPANG EMPAT- Usaha pengolahan lidi kelapa sawit di tengah masyarakat Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) didukung potensi sawit di daerah itu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Pasaman Barat, Edrizal di Simpang Empat, Minggu, potensi kelapa sawit yang ada saat ini mencapai 180 ribu hektare lebih termasuk sekitar 120 ribu hektare diantaranya merupakan kebun masyarakat sehingga masih banyak potensi lidi yang bisa dihasilkan.

Ia mengatakan satu hektare bisa ditanam sekitar 125 batang kelapa sawit. “Jika dikalikan luas lahan sawit masyarakat 125 x 120 hektare maka diperoleh 15.000 batang sawit,” katanya.

Lebih lanjut, ia menghitung, satu hektare sawit memiliki 5.314 pelepah dan satu pelepah mampu menghasilkan 2 kilogram lidi. Sehingga dari 5.314 pelepah per hektare akan dihasilkan 10. 628 kilogram lidi.

“Kemudian dikalikan luas lahan kebun sawit masyarakat yang ada 120 ribu hektar maka potensi lidinya luar biasa yaitu 1,2 juta ton,” katanya.

Dia menjelaskan lidi yang bernilai ekonomis itu bisa diambil ketika umur sawit 5 sampai 25 tahun.

Apalagi, katanya lidi itu bisa dimanfaatkan selain untuk sapu lidi juga untuk berbagai anyaman tempat makanan dan souvenir lainnya sebagai pengganti rotan.

“Pengerjaanyapun tidak terlalu sulit. Jika melihat potensinya maka masyarakat bisa menambah penghasilan Rp100 ribu per harinya,” ujarnya.

Pihaknya nantinya juga siap mencarikan kerja sama dengan pihak ketiga berkolaborasi dalam rangka pemulihan ekonomi.

Dengan melihat potensi lidi sawit itu maka Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat saat ini mulai bergerak bersama-sama mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lidi sawit sebagai mata pencarian tambahan di tengah pandemi COVID-19.

“Kita mendorong masyarakat secara bertahap untuk memulai usaha lidi ini karena potensi dan Sumber Daya Alam sangat mendukung,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat, Sukarni. (wok/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR