Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraTNI-Polri di NTB Kejar Target Capaian Vaksinasi Lansia

TNI-Polri di NTB Kejar Target Capaian Vaksinasi Lansia

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MATARAM – TNI-Polri di wilayah Nusa Tenggara Barat kini mengejar target pencapaian vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat kalangan lanjut usia (lansia) karena masih rendah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Vaksinasi ini (lansia) rapor-nya masih merah. Rendahnya cakupan vaksinasi ini juga yang membuat Provinsi NTB kembali ke PPKM Level 3,” kata Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani di Mataram, Senin.

BACA JUGA: Polda NTB Tindak Tegas Polisi Salah Prosedur Tangani Demo

Danrem menyampaikan bahwa dalam mengejar capaian tersebut Pulau Lombok diberi target lebih tinggi dibandingkan Pulau Sumbawa.

Untuk target Pulau Lombok, vaksinasi dosis pertama sedikitnya 70 persen dan dosis kedua 50 persen. Persentase itu dihitung dari jumlah penduduk pada akhir Oktober 2021.

Sementara untuk Pulau Sumbawa, vaksinasi dosis pertama sedikitnya 50 persen pada awal November nanti.

BACA JUGA: Gubernur NTB : Bonus Atlet PON Diberikan Pada Hari Sumpah Pemuda

“Kalau Pulau Lombok droping vaksinnya sudah diprioritaskan pusat. Pulau Sumbawa ini yang belum. Masalahnya memang 34 provinsi se-Indonesia ini juga semuanya minta vaksin,” ujarnya.

BACA JUGA: Gubernur NTB Pantau Persiapan Daerah Menggelar WSBK di Mandalika

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Provinsi NTB per-24 Oktober, NTB memiliki target vaksinasi lansia sebanyak 368.117 orang. Sementara capaian untuk vaksinasi dosis pertama 133.961 orang atau setara 36,39 persen. Dosis kedua 52.842 orang atau 14,35 persen. Capaian vaksinasi lansia ini berada pada level terbatas.

BACA JUGA: Jatim Siap Gagalkan Upaya NTB Kawinkan Emas Voli Pasir

Sementara itu, upaya untuk mengejar target tersebut, TNI-Polri di NTB bersama pemerintah membuat strategi khusus, yakni dengan membuat agenda vaksinasi berbasis kecamatan.

“Kalau yang biasa kan berbasis desa. Ini berbasis kecamatan karena lansia ini memang terbatas orangnya. Mereka akan dikumpulkan di kecamatan. Nanti nakes satu kabupaten dikumpulkan semua untuk vaksinasi lansia di satu kecamatan itu,” ucap Danrem

BACA JUGA: “Only For Tonight”, Kolaborasi Fitri Carlina dengan Big Marvel

Lebih lanjut, Ahmad Rizal mengungkapkan bahwa vaksinasi lansia ini memegang peranan penting dalam penanganan kasus COVID-19 di NTB. Sebab, 95 persen penyumbang angka kematian akibat COVID-19 berasal dari kalangan lansia.

“Karena itu, kami terus berupaya mengejar capaian vaksinasi lansia agar jangan ada lagi penambahan korban,” kata Ahmad Rizal.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR