Kamis, September 23, 2021
BerandaNewsNusantaraSsstt…Dugaan Penggelapan Dana Perpustakaan Nagan Raya Aceh sedang Ditelusuri

Ssstt…Dugaan Penggelapan Dana Perpustakaan Nagan Raya Aceh sedang Ditelusuri

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SUKA MAKMUE – Sejumlah petugas dari Inspektorat Kabupaten Nagan Raya, Aceh menelusuri dugaan penggelapan dana operasional rutin (uang persediaan). Di Kantor Perpustakaan dan Arsip daerah setempat dengan jumlah Rp 75 juta bersumber dari dana APBK Tahun 2020.

Dampak persoalan tersebut, seorang bendahara di kantor pemerintah tersebut mengundurkan diri dari jabatannya selaku pejabat penanggungjawab anggaran.

“Sejauh ini kami belum menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam pengelolaan dana UP di Kantor Perpustakaan dan Arsip Nagan Raya. Meski awalnya kami sempat curiga,” kata Kepala Kantor Inspektorat Kabupaten Nagan Raya, Ika Suhannas, di Suka Makmue, Rabu (24/6).

Dia mengatakan penyebab kisruh dan mundurnya seorang bendahara di lembaga tersebut terjadi setelah seorang bendahara berinisial NA pulang ke Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh karena mengalami musibah.

Saat sang bendahara kembali ke Nagan Raya, uang persediaan yang sebelumnya dititipkan kepada seorang pejabat. Di Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Nagan Raya sudah tidak ada lagi. Karena sudah digunakan untuk keperluan rutin operasional kantor.

“Karena dana uang dititipkan kepada pejabat tersebut diminta kembalikan tidak ada. Barulah kemudian bendahara ini mengundurkan diri dan kemudian diganti dengan bendahara yang baru,” kata Ika Suhannas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Nagan Raya terhadap pengelolaan dana rutin yang sebelumnya diduga bermasalah tersebut. Ika Suhannas menjelaskan bahwa sejauh ini semua penggunaan anggaran sudah sesuai dengan peruntukan.

Bahkan, semua uang hasil penggunaan tersebutkata dia, saat ini sekitar 90 persen sudah dilakukan pertanggungjawaban ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Nagan Raya.

“Awalnya saya sempat heran sehingga langsung melakukan pengecekan terhadap persoalan ini,” kata Ika.

Setelah melakukan pemeriksaan, pihaknya mengaku belum menemukan hal yang mencurigakan terkait pengelolaan dana operasional kantor tersebut.

“Mudah-mudahan tidak ada yang mencurigakan. Kami belum menemukan indikasi tindak pidana dalam pengelolaan uang persediaan di Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Nagan Raya,” kata Ika Suhannas.(aka)

- Advertisement -
AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...