Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsNusantaraSeluruh Jajaran Demokrat Sumbar Deklarasikan Penolakan KLB

Seluruh Jajaran Demokrat Sumbar Deklarasikan Penolakan KLB

NUSADAILY.COM – PAYAKUMBUH – Seluruh jajaran partai demokrat Demokrat tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Barat telah mendeklarasikan penolakan terhadap isu Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan dilaksanakan oleh jebolan partai berlogo mercy tersebut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat Dapil Sumbar II Rezka Oktoberia di Payakumbuh, Jumat mengatakan bahwa kegiatan deklarasi penolakan KLB telah selesai dilaksanakan di Kota Padang pada Kamis (4/3).

BACA JUGA: Pengurus Demokrat Se-Sumut Tegas Tolak KLB Ilegal di Deli Serdang – Nusadaily.com

“Hal ini untuk memperkuat konsolidasi dan soliditas Partai Demokrat di Sumbar. Kami ingin tunjukkan kepada masyarakat Indonesia, khususnya Sumbar, bahwa kami partai Demokrat tetap solid bersama Ketum AHY,” kata Rezka.

Selain Rezka Oktoberia pelaksanaan deklarasi juga dihadiri oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan Sumatera Barat lainnya Darizal Basir.

Ia mengatakan upaya-upaya yang dilakukan oleh oknum mantan Kader Demokrat ini sebagai usaha yang inkonstitusional dan ilegal.

“Saya menilai, langkah-langkah ini merupakan tindakan inkonstitusional dan tidak mendasar. Karena tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat yang telah disepakati secara bersama pada Kongres V Partai Demokrat,” ujarnya.

BACA JUGA: SBY Akan Demo ke Istana, Protes KLB Demokrat – Beritaloka.com

Ia memastikan bahwa dirinya dan seluruh kader Demokrat se-Sumbar tetap tegak lurus terhadap kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang sah untuk periode 2020-2025.

“Bersamaan dengan ini juga saya sampaikan bahwa saya, Rezka Oktoberia, anggota DPR RI Fraksi Demokrat dan Deputi Operasi dan Kampanye DPP Partai Demokrat, senantiasa tegak lurus terhadap Mas Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum yang dipilih secara demokratis dan sah melalui Kongres V Partai Demokrat,” ungkapnya.

Seluruh Peserta KLB Tidak Memiliki Legal Standing

Ia mengatakan bahwa seluruh peserta yang hadir dalam KLB tersebut tidak memiliki legal standing sebagai pemilik suara yang sah di Partai Demokrat.

“Saya tegaskan bahwa siapapun peserta yang hadir dalam KLB tidak mempunyai legal standing sah sebagai pemilik suara di Partai Demokrat,” kata dia.

BACA JUGA: KLB Demokrat Tetap Digelar Siang Ini, Andi Arief Tuding Jokowi Lembek Bela Demokrasi – Imperiumdaily.com

Selanjutnya Rezka mengatakan bahwa KLB tersebut tidak punya dasar hukum yang jelas. AHY adalah ketua umum yang sah dan legal sesuai AD/ART Partai, juga legal menurut aturan perundang-undang berlaku. Juga merupakan panji-panji partai, yang wajib dijaga kehormatan dan marwahnya

“Kami terus berjuang mempertahankan kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat dari gangguan siapapun. Dan kami tetap memperjuangkan harapan rakyat dan melanjutkan kerja kerja politik untuk rakyat,” ujarnya.(eky)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - PAYAKUMBUH - Seluruh jajaran partai demokrat Demokrat tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Barat telah mendeklarasikan penolakan terhadap isu Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan dilaksanakan oleh jebolan partai berlogo mercy tersebut.

Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat Dapil Sumbar II Rezka Oktoberia di Payakumbuh, Jumat mengatakan bahwa kegiatan deklarasi penolakan KLB telah selesai dilaksanakan di Kota Padang pada Kamis (4/3).

BACA JUGA: Pengurus Demokrat Se-Sumut Tegas Tolak KLB Ilegal di Deli Serdang - Nusadaily.com

"Hal ini untuk memperkuat konsolidasi dan soliditas Partai Demokrat di Sumbar. Kami ingin tunjukkan kepada masyarakat Indonesia, khususnya Sumbar, bahwa kami partai Demokrat tetap solid bersama Ketum AHY," kata Rezka.

Selain Rezka Oktoberia pelaksanaan deklarasi juga dihadiri oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan Sumatera Barat lainnya Darizal Basir.

Ia mengatakan upaya-upaya yang dilakukan oleh oknum mantan Kader Demokrat ini sebagai usaha yang inkonstitusional dan ilegal.

“Saya menilai, langkah-langkah ini merupakan tindakan inkonstitusional dan tidak mendasar. Karena tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat yang telah disepakati secara bersama pada Kongres V Partai Demokrat,” ujarnya.

BACA JUGA: SBY Akan Demo ke Istana, Protes KLB Demokrat - Beritaloka.com

Ia memastikan bahwa dirinya dan seluruh kader Demokrat se-Sumbar tetap tegak lurus terhadap kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang sah untuk periode 2020-2025.

“Bersamaan dengan ini juga saya sampaikan bahwa saya, Rezka Oktoberia, anggota DPR RI Fraksi Demokrat dan Deputi Operasi dan Kampanye DPP Partai Demokrat, senantiasa tegak lurus terhadap Mas Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum yang dipilih secara demokratis dan sah melalui Kongres V Partai Demokrat,” ungkapnya.

Seluruh Peserta KLB Tidak Memiliki Legal Standing

Ia mengatakan bahwa seluruh peserta yang hadir dalam KLB tersebut tidak memiliki legal standing sebagai pemilik suara yang sah di Partai Demokrat.

“Saya tegaskan bahwa siapapun peserta yang hadir dalam KLB tidak mempunyai legal standing sah sebagai pemilik suara di Partai Demokrat,” kata dia.

BACA JUGA: KLB Demokrat Tetap Digelar Siang Ini, Andi Arief Tuding Jokowi Lembek Bela Demokrasi - Imperiumdaily.com

Selanjutnya Rezka mengatakan bahwa KLB tersebut tidak punya dasar hukum yang jelas. AHY adalah ketua umum yang sah dan legal sesuai AD/ART Partai, juga legal menurut aturan perundang-undang berlaku. Juga merupakan panji-panji partai, yang wajib dijaga kehormatan dan marwahnya

"Kami terus berjuang mempertahankan kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat dari gangguan siapapun. Dan kami tetap memperjuangkan harapan rakyat dan melanjutkan kerja kerja politik untuk rakyat," ujarnya.(eky)