Selasa, Januari 25, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraSatgas Tambah Kapasitas Karantina Covid-19 PMI di Batam

Satgas Tambah Kapasitas Karantina Covid-19 PMI di Batam

NUSADAILY.COM – BATAM – Satuan Tugas Khusus Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Kota Batam menambah kapasitas karantina COVID-19 bagi PMI kembali ke Tanah Air melalui daerah setempat, guna mengantisipasi lonjakan jumlah mereka mudik saat libur Natal dan Tahun Baru.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Yang semula kapasitas maksimal 1.018 (orang) di tiga rusun yang disiapkan pemerintah yaitu Rusun Pemkot, Rusun Putra Jaya, dan Rusun BP, kami tambah, bisa 2.000 sampai 2.500 orang di dalam rusun,” kata Ketua Satgas Pemulangan PMI Kota Batam yang juga Dandim 0316/ Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu.

BACA JUGA: Pemkot Batam Yakinkan Penanganan COVID-19 Baik Meski Naik Level

Pihaknya juga sepakat membuka dua blok baru di rusun tersebut guna menampung PMI yang harus dikarantina.

Ia menyatakan berdasarkan informasi, sekitar 7.000 PMI sudah mendaftar di KJRI Johor Bahru untuk pulang ke Indonesia. Jumlah itu kemungkinan masih akan terus bertambah sehingga pihaknya bekerja sama dengan sejumlah pihak terus mempersiapkan diri.

BACA JUGA: Hampir 90 Persen Santri di Batam Sudah Dapat Suntikan Vaksin COVID-19

Ia menyebut jumlah personel satgas saat ini masih cukup untuk penanganan PMI. Hanya ditambah sejumlah orang yang bertugas pada bagian vaksinasi PMI.

BACA JUGA: Hampir 90 Persen Santri di Batam Sudah Dapat Suntikan Vaksin COVID-19

Wakil Sekretaris Satgas COVID-19 Kota Batam yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Batam Yusfa Hendri menyatakan pihaknya berupaya meningkatkan kapasitas rusun untuk menampung PMI yang menjalani karantina COVID-19.

BACA JUGA: Ditpam BP Batam Hentikan Pengiriman Ilegal Tarantula ke Pekanbaru

Dia mengakui penambahan kapasitas rusun mungkin akan mengganggu kenyamanan PMI saat karantina, karena masa karantina yang panjang, hingga 10 hari. Namun, hal itu harus dilakukan agar semuanya tertampung tanpa melanggar protokol kesehatan.

“Jumlah rusun tidak ditambah. Hanya kapasitas dimaksimalkan, tadinya dua orang satu kamar menjadi tiga hingga empat orang satu kamar,” kata dia.

BACA JUGA: Lama Tak Ada Kabar, Penampilan Baru Juwita Bahar Bikin Pangling

Ia mengatakan saat ini, rata-rata 200 PMI kembali lewat Batam setiap hari. Apabila harus menjalani karantina 10 hari maka pemerintah harus menyiapkan ruang untuk 2.000 orang.

“Ini konsekuensinya banyak. Makanan, utilitas air, sampah medis, sampah domestik, dan lain-lain. Pasti akan menguras sumber daya dan dana di daerah,” kata dia.(eky)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed