Minggu, September 25, 2022
BerandaNewsNusantaraRatusan Ternak Sapi di Lombok Tengah Terserang PMK, Ada Lelehan Lendir di...

Ratusan Ternak Sapi di Lombok Tengah Terserang PMK, Ada Lelehan Lendir di Mulut

NUSADAILY.COM – LOMBOK TENGAH – Ratusan ternak sapi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) positif terserang virus penyakit mulut dan kuku (PMK).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah telah menerima hasil sampel yang dikirim ke Laboratorium di Denpasar. Hasilnya positif PMK,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Taufikurahman di Praya, Kamis.

BACA JUGA : Ini Kata Khofifah Soal Wabah PMK di Mojokerto

Penyebaran virus PMK ini mulai meluas hingga di dua kecamatan. Sebelumnya, di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah sebanyak 63 ekor. Kini bertambah menjadi 150 ekor dengan kasus di Desa Puyung dan Desa Barejulat, Kecamatan Jonggat.

“Gejala yang dialami itu hampir sama, secara populasi ternak sapi itu suspek PMK,” katanya.

BACA JUGA : Pemprov Jatim Ajukan Vaksin Hewan Ternak untuk 4 Kabupaten yang Terjangkiti Wabah PMK

Ia mengatakan dengan kejadian itu, Dinas Pertanian dan Peternakan bergerak cepat dengan melakukan pengobatan dan penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran virus PMK ke hewan lainnya. “Sapi yang terkena PMK kita isolasi secara kelompok,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan adanya wabah penyakit ternak yang mulai menyerang puluhan sapi di Lombok Tengah. Sehingga, penyebaran virus PMK itu tidak meluas ke kecamatan lainnya.

BACA JUGA : PMK Merebak, Peternak Kambing Mojokerto Minta Pasar Hewan Tidak Lockdown

“Kita juga akan memperketat akses keluar masuk ternak sapi di Lombok Tengah untuk mencegah penyebaran virus PMK tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, puluhan ekor sapi di Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah diduga terkena virus dengan gejala yang hampir sama dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sedang merebak di Jawa Timur.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan terhadap yang diduga terkena PMK, gejala yang dialami, seperti adanya lelehan lendir dari mulut, hidung, luka di hidung, air liur berlebihan dan panas badan terlalu tinggi mencapai 37 derajat, deman serta diantara kuku kaki ada luka. Sehingga, tidak ada nafsu makan, yang mengakibatkan lema.(lal)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Awas! Topan “Aolu” ke Arah Barat, Hainan China Bakal Hadapi Hujan dan Angin Kencang

NUSADAILY.COM-HAINAN- Topan “aolu” akan mendekat ke arah barat. Hainan berdasarkan perkiraan akan menghadapi angin kencang dan hujan. Selain itu, Jiangnan dan China Selatan akan...