Minggu, September 25, 2022
BerandaNewsNusantaraPolres Labuhanbatu Ungkap Pelaku Curas Tak Lebih dari Lima Jam

Polres Labuhanbatu Ungkap Pelaku Curas Tak Lebih dari Lima Jam

NUSADAILY.COM – LABUHANBATU – AKBP Anhar Aulia Rangkuti, S.I.K, Kapolres Labuhanbatu menggelar press release atas peristiwa tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi Rabu 8 Juni 2022, di Jl.H.A dam Malik By Pass Rantauprapat. Tidak lebih dari lima jam, peristiwa kejahatan ini berhasil diungkap.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Polres menangkap kedua terduga pelaku, Sandi Darmawan 26 tahun, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, dan Yocky Sandria, 25 tahun, warga Aek Paing Atas Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Kedua terduga pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas.

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita dari kedua pelaku, satu Unit motor Yamaha N-Max warna Putih, BK 4979 YBI, satu unit HP merk Oppo A.5.S, satu buah tas warna hitam, satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta dua butir peluru, dua bilah senjata tajam dan uang sejumlah Rp 700 Ribu. ‘’Motif kedua pelaku melakukan kejahatan karena faktor ekonomi,” terang AKBP Anhar Aulia Rangkuti, S.I.K, Kapolres Labuhanbatu.

Kapolres yang didampingi Iptu H.Naibaho,SH.MH. Kaur Bin Opsnal (KBO) Reskrim Polres Labuhanbatu, lebih lanjut memaparkan, modus operandi kedua tersangka, Yocky Sandria berperan sebagai joki motor Yamaha N-MAX. Keduanya memepet motor yang dikendarai korban Tety Herlina Aruan dan Yenni dari sebelah kiri. Sandi Darmawan beperan sebagai pemetik langsung menarik paksa tas yang disandang Tety Herlina Aruan. Terjadi tarik menarik hingga tali tas tersebut putus, dan motor yang dikendarai kedua korban hampir terjatuh. Selanjutnya tas yang berisikan uang sejumlah Rp 20 Juta dan satu buah Hand Phone Merk Oppo A5 S berhasil dibawa kedua pelaku,” papar Anhar Aulia Rangkuti.

Masih kata Anhar Aulia Rangkuti, kedua pelaku sudah dilakukan penahanan untuk mengikuti proses hukum. Keduanya dikenakan pasal 365 ayat (2) KUH Pidana, dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun. (abn/wan)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Awas! Topan “Aolu” ke Arah Barat, Hainan China Bakal Hadapi Hujan dan Angin Kencang

NUSADAILY.COM-HAINAN- Topan “aolu” akan mendekat ke arah barat. Hainan berdasarkan perkiraan akan menghadapi angin kencang dan hujan. Selain itu, Jiangnan dan China Selatan akan...