Minggu, Juli 3, 2022
BerandaNewsNusantaraPolisi Akan Bebaskan Siswi SMK yang Curi Uang Sesajen untuk Bayar SPP

Polisi Akan Bebaskan Siswi SMK yang Curi Uang Sesajen untuk Bayar SPP

NUSADAILY.COM – DENPASAR – Kepolisian bakal membebaskan siswi SMK berinisial NKE (16) di Bali yang kedapatan mencuri uang di sesajen demi bisa membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sekolah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kapolsek Tegalalang AKP I Ketut Sudita mengatakan pihaknya tengah berupaya agar kasus bisa diselesaikan dengan damai.

BACA JUGA : Siswi SMK Curi Uang Sesajen di Bali untuk Biaya SPP

“Hari Senin ini, kami akan melaksanakan diversi untuk penyelesaian masalah itu dan melibatkan semua. Baik dari prajuru (petugas adat) sebagai korban dulu, dari pelindung anak dan instansi terkait, kita undang semua agar masalah itu bisa selesai,” kata AKP Sudita, saat dihubungi Kamis (23/6).

“Kita, upayakan semaksimal mungkin nanti (dapat restorative justice). Kita, akan berikan pemahaman dan nanti kita undang perlindungan anak,” imbuhnya.

BACA JUGA : Curi Uang di Alfamart, Pengamen Asal Kabupaten Malang Diamankan Polresta Malang Kota

Sudita mengatakan bahwa siswi yang dimaksud memang mencuri uang sesajen demi membayar uang SPP. Siswi itu nekat karena tidak bisa mengikuti suatu training di sekolah jika tak membayar SPP.

“Benar, sesuai dengan keterangan dia, untuk bayar SPP setelah dapat uang itu, dia langsung disetorkan ke koperasi sekolah untuk bayar SPP. Bayar Rp 170 ribu ini, agar dia bisa ikut training sekolah. (Kalau tidak) bayar tidak dikasih training, makannya dia berusaha,” kata Sudita.

BACA JUGA : Nekat Curi Uang Kotak Amal, Mengaku Demi Beli Obat Anaknya

Sebelumnya, siswi SMK mencuri uang sesajen di kotak Pura Dalem, Banjar Pujung, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Total uang yang diambil sebanyak Rp170 ribu.

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Tak Hanya Mobil, Motor Mewah pun Diusulkan Dilarang Pakai Pertalite

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Mobil di atas 2.000 cc bukan satu-satunya kendaraan yang diusulkan agar tidak lagi bisa mengkonsumsi BBM subsidi jenis Pertalite. Badan...

NUSADAILY.COM - DENPASAR - Kepolisian bakal membebaskan siswi SMK berinisial NKE (16) di Bali yang kedapatan mencuri uang di sesajen demi bisa membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sekolah.

Kapolsek Tegalalang AKP I Ketut Sudita mengatakan pihaknya tengah berupaya agar kasus bisa diselesaikan dengan damai.

BACA JUGA : Siswi SMK Curi Uang Sesajen di Bali untuk Biaya SPP

"Hari Senin ini, kami akan melaksanakan diversi untuk penyelesaian masalah itu dan melibatkan semua. Baik dari prajuru (petugas adat) sebagai korban dulu, dari pelindung anak dan instansi terkait, kita undang semua agar masalah itu bisa selesai," kata AKP Sudita, saat dihubungi Kamis (23/6).

"Kita, upayakan semaksimal mungkin nanti (dapat restorative justice). Kita, akan berikan pemahaman dan nanti kita undang perlindungan anak," imbuhnya.

BACA JUGA : Curi Uang di Alfamart, Pengamen Asal Kabupaten Malang Diamankan Polresta Malang Kota

Sudita mengatakan bahwa siswi yang dimaksud memang mencuri uang sesajen demi membayar uang SPP. Siswi itu nekat karena tidak bisa mengikuti suatu training di sekolah jika tak membayar SPP.

"Benar, sesuai dengan keterangan dia, untuk bayar SPP setelah dapat uang itu, dia langsung disetorkan ke koperasi sekolah untuk bayar SPP. Bayar Rp 170 ribu ini, agar dia bisa ikut training sekolah. (Kalau tidak) bayar tidak dikasih training, makannya dia berusaha," kata Sudita.

BACA JUGA : Nekat Curi Uang Kotak Amal, Mengaku Demi Beli Obat Anaknya

Sebelumnya, siswi SMK mencuri uang sesajen di kotak Pura Dalem, Banjar Pujung, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Total uang yang diambil sebanyak Rp170 ribu.

Saat dilakukan interogasi, siswi tersebut mengakui perbuatannya mengambil uang sesari yang ada di kotak kaca Pura Dalem dengan cara memecahkan kaca kotak sesari.

BACA JUGA : Pura-Pura Beli, Pria Ini Curi Uang Pedagang Daging di Pasar Besar Kota Malang

Sisi itu juga sudah tidak tinggal bersama orang tua melainkan dengan kakeknya. Kedua orang tua sudah berpisah dan menikah lagi.

"Anak ini, baru umur empat tahun (ditinggal nikah sama orang tuanya) sudah nikah lagi. Orang tuanya pergi dari rumahnya sehingga dia dirumah sama kakeknya. Untuk selanjutnya kita sudah koordinasi dengan pihak Prajuru (Petugas Adat) bagaimana biar masalah ini dimusyawarahkan," ujar Sudita.(lal)