Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsNusantaraPolda Sumut Bentuk Tim Selidiki Penemuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

Polda Sumut Bentuk Tim Selidiki Penemuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

NUSADAILY.COM – LANGKAT – Polda Sumatera Utara tengah bergerak membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan kerja paksa dan temuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Polda Sumut sudah membentuk Tim dan bekerjasama dengan BNNP Sumut dan BNNK Langkat. Hasil penyelidikan Tim, tempat itu berdasarkan informasi yang diterima sudah ada sejak 2012 sampai dengan OTT KPK,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (24/1).

BACA JUGA: Temuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Ini Penjelasan Kapolda Sumut

Dalam keterangan resmi yang diterima Nusadaily.com, Selasa (25/1/2022), juru bicara Polda Sumut tersebut menyebut, terkait informasi dugaan kerangkeng sebagai tempat perbudakan modern, sampai saat ini masih didalami.

“Tim sedang bekerja, informasi, keterangan dan fakta-fakta di lapangan semua sedang kita gali,” akunya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengungkapkan, kerangkeng yang ditemukan di dalam rumah Bupati Langkat itu digunakan sebagai rehabilitasi pecandu penyalahgunaan narkotika.

BACA JUGA: 2 Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Berisi 27 Orang

“Dari hasil pendalaman, kerangkeng itu sudah berdiri selama 10 tahun,” ungkapnya.

Namun, Panca menuturkan kerangkeng khusus yang dibuat Bupati Langkat di dalam rumahnya tidak memiliki izin karena dibuat secara pribadi.

Lebih lanjut, ia menuturkan ada temuan di dalam kerangkeng khusus didapati 3-4 orang dalam kondisi babak belur.

“Dari hasil pendalaman kita, 3-4 orang yang berada di dalam kerangkeng khusus merupakan pecandu narkoba. Nantinya, mereka akan dipekerjakan di kebun sawit dan di rumah Bupati Langkat,” pungkasnya.

BACA JUGA: Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Warga Hingga Tewas di Langkat

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD SU) merespons cepat penemuan kerangkeng manusia di belakang rumah Bupati Langkat, Sumatera Utara.

“Kita minta Poldasu mengusut hingga tuntas kasus penemuan kerangkeng manusia di runah bupati Langkat tersebut. Publik tentunya ingin tahu kejadian yang sebenarnya,” ujar Hendro Susanto, Ketua Komisi A DPRD Sumut kepada Nusadaily.com melalui sambungan telepon, Senin (24/1/2022).

Ditambahkannya, DPRD Sumut melalui Konisi A akan terus mengawal proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Poldasu terkait penemuan kerangkeng manusia tersebut.

“Penemuan oleh pihak migran care sangat mengejutkan kita. Harus diusut tuntas. Jangan ada yang ditutup tutupi dan kami percaya kepada bapak kapoldasu akan menuntaskannya,” pungkasnya. (mar/lna)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Update! Siswi SMP Ngawi Kabur, Netizen: Infonya Udah Ketemu Keluarga Lur

NUSADAILY.COM – NGAWI – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) melarikan diri dari rumah Jumat, 27 Mei 2022, sekitar subuh dan viral di media...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM – LANGKAT - Polda Sumatera Utara tengah bergerak membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan kerja paksa dan temuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

“Polda Sumut sudah membentuk Tim dan bekerjasama dengan BNNP Sumut dan BNNK Langkat. Hasil penyelidikan Tim, tempat itu berdasarkan informasi yang diterima sudah ada sejak 2012 sampai dengan OTT KPK,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (24/1).

BACA JUGA: Temuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Ini Penjelasan Kapolda Sumut

Dalam keterangan resmi yang diterima Nusadaily.com, Selasa (25/1/2022), juru bicara Polda Sumut tersebut menyebut, terkait informasi dugaan kerangkeng sebagai tempat perbudakan modern, sampai saat ini masih didalami.

“Tim sedang bekerja, informasi, keterangan dan fakta-fakta di lapangan semua sedang kita gali,” akunya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengungkapkan, kerangkeng yang ditemukan di dalam rumah Bupati Langkat itu digunakan sebagai rehabilitasi pecandu penyalahgunaan narkotika.

BACA JUGA: 2 Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Berisi 27 Orang

“Dari hasil pendalaman, kerangkeng itu sudah berdiri selama 10 tahun,” ungkapnya.

Namun, Panca menuturkan kerangkeng khusus yang dibuat Bupati Langkat di dalam rumahnya tidak memiliki izin karena dibuat secara pribadi.

Lebih lanjut, ia menuturkan ada temuan di dalam kerangkeng khusus didapati 3-4 orang dalam kondisi babak belur.

“Dari hasil pendalaman kita, 3-4 orang yang berada di dalam kerangkeng khusus merupakan pecandu narkoba. Nantinya, mereka akan dipekerjakan di kebun sawit dan di rumah Bupati Langkat,” pungkasnya.

BACA JUGA: Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Warga Hingga Tewas di Langkat

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD SU) merespons cepat penemuan kerangkeng manusia di belakang rumah Bupati Langkat, Sumatera Utara.

"Kita minta Poldasu mengusut hingga tuntas kasus penemuan kerangkeng manusia di runah bupati Langkat tersebut. Publik tentunya ingin tahu kejadian yang sebenarnya," ujar Hendro Susanto, Ketua Komisi A DPRD Sumut kepada Nusadaily.com melalui sambungan telepon, Senin (24/1/2022).

Ditambahkannya, DPRD Sumut melalui Konisi A akan terus mengawal proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Poldasu terkait penemuan kerangkeng manusia tersebut.

"Penemuan oleh pihak migran care sangat mengejutkan kita. Harus diusut tuntas. Jangan ada yang ditutup tutupi dan kami percaya kepada bapak kapoldasu akan menuntaskannya," pungkasnya. (mar/lna)