Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraPolda Kalbar Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pinjol Ilegal

Polda Kalbar Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pinjol Ilegal

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan dua orang tersangka dari 14 karyawan PT Sumber Rejeki Digital (SRD) yang diamankan terkait jasa penagihan pinjaman online (pinjol) ilegal di Kota Pontianak.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Polda Metro Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pinjaman Online Ilegal

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes (Pol) Donny Charles Go di Pontianak, Jumat mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal. Sebanyak 14 karyawan PT SRD awalnya berstatus sebagai saksi. Kemudian setelah melakukan gelar perkara menaikkan status menjadi penyidikan dan menetapkan dua orang dari 14 orang itu sebagai tersangka.

“Kedua tersangka itu, yakni berinisial SS dan Y, kedua tersangka berperan sebagai kapten yang bertugas melakukan pengawasan kepada Desk Collection atau penagih pinjaman ilegal itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, jajaran Ditreskrimum Polda Kalbar menggerebek perusahaan penagih utang pinjol di sebuah rumah di Jalan Veteran, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

BACA JUGA : Satgas Waspada Investasi Memblokir 3.193 Pinjaman Online Ilegal

Perusahaan penagih utang tersebut telah beroperasi sejak Desember 2020. Perusahaan ini bekerja sama dengan 14 perusahaan pinjol ilegal yang tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, Donny menambahkan bahwa masih ada beberapa orang lagi yang sedang dicari keberadaannya yang kini sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron.

BACA JUGA : Ketua DPD RI Ingatkan Masyarakat Jangan Gunakan Pinjaman Online Ilegal

“Ada beberapa orang lagi di perusahaan yang masih kami buru,” jelasnya.

Menurut Donny, bahwa orang-orang tersebut saat penggerebekan sudah berada di luar Kota Pontianak, melarikan diri begitu mengetahui teman-temannya ditangkap.

BACA JUGA : Pinjol Ilegal Makan Korban Lagi, Sebabkan IRT di Wonogiri Bunuh Diri

“Hingga saat ini kami masih terus melakukan pengembangan dan memburu para DPO tersebut,” katanya.(ros)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR