Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsNusantaraPengurusan Akta Kematian di Tanimbar Masih Rendah

Pengurusan Akta Kematian di Tanimbar Masih Rendah

NUSADAILY.COM – SAUMLAKI – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Tanimbar Julius Sumanik menyatakan kesadaran masyarakat untuk mengurus akta kematian bagi anggota keluarga yang meninggal dunia masih rendah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Yaida Warga Surabaya Urus Akta Kematian ke Kemendagri, Dirjen Dukcapil: Saya Berduka karena Birokrasi Kesannya Buruk Sekali – Nusadaily.com

“Lebih banyak yang urus akta kematian itu hanya ASN, TNI dan Polri. Kalau wiraswasta ada juga sebagian tetapi yang non ASN, TNI Polri atau masyarakat biasa itu tidak ada yang mengurus akta kematian,” kata Julius di Saumlaki, Selasa.

Dikatakan, akibat masyarakat tidak terlibat aktif dalam pengurusan dokumen akta kematian selama ini maka sangat berdampak pada sejumlah hal seperti misalnya pembayaran BPJS, pembersihan data pemilih untuk kepentingan Pemilu dan sejumlah persoalan lainnya.

Dia mencontohkan data penerima bantuan sosial dari pemerintah pusat. Jika tidak dilakukan validasi data maka akan sangat berpengaruh kepada masyarakat lain yang berhak menerimanya.

BACA JUGA : Urus Akta Kematian Anaknya di Dispendukcapil Surabaya Sulit, Yaidah Urus ke Kemendagri – Noktahmerah.com

“Nah, jika semua masyarakat mengurus akta kematian bagi anggota keluarganya yang telah meninggal dunia maka keuntungan untuk daerah adalah kita punya data kependudukan semakin valid, ruginya adalah kalau tidak laporkan maka akan sangat berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan,” katanya.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat maka pihaknya telah melakukan gerakan “sapu bersih jemput bola atau Saber Jebol” di sejumlah desa.

Kegiatan Pengurusan Akte Kematian

Dalam waktu dekat, kegiatan serupa akan dilanjutkan di desa-desa lainnya di kecamatan Wuarlabobar, Kecamatan Selaru, Kecamatan Molo Maru dan di kecamatan Wermaktian.

BACA JUGA : Pemkot Banjarmasin Siapkan 100 Bantuan Santunan Kematian Warga Miskin – Beritaloka.com

“Pada saat kita sosialisasi di setiap desa baru mereka datang mengurus akte kematian. Tetapi soal punya kesadaran sendiri untuk mengurus itu tidak ada,” katanya.

Julius mengimbau masyarakat untuk segera mengurus akta kematian bagi anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Pelaporan pencatatan dan penerbitan akta kematian dilakukan oleh ahli waris atau kuasanya. Dengan mengisi formulir laporan kematian dan atau melaporkan ke kepala desa setempat untuk memperoleh surat keterangan dan datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang berlokasi di Jalan Ir Soekarno Saumlaki pada setiap jam kerja.(ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - SAUMLAKI - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Tanimbar Julius Sumanik menyatakan kesadaran masyarakat untuk mengurus akta kematian bagi anggota keluarga yang meninggal dunia masih rendah.

BACA JUGA : Yaida Warga Surabaya Urus Akta Kematian ke Kemendagri, Dirjen Dukcapil: Saya Berduka karena Birokrasi Kesannya Buruk Sekali - Nusadaily.com

"Lebih banyak yang urus akta kematian itu hanya ASN, TNI dan Polri. Kalau wiraswasta ada juga sebagian tetapi yang non ASN, TNI Polri atau masyarakat biasa itu tidak ada yang mengurus akta kematian," kata Julius di Saumlaki, Selasa.

Dikatakan, akibat masyarakat tidak terlibat aktif dalam pengurusan dokumen akta kematian selama ini maka sangat berdampak pada sejumlah hal seperti misalnya pembayaran BPJS, pembersihan data pemilih untuk kepentingan Pemilu dan sejumlah persoalan lainnya.

Dia mencontohkan data penerima bantuan sosial dari pemerintah pusat. Jika tidak dilakukan validasi data maka akan sangat berpengaruh kepada masyarakat lain yang berhak menerimanya.

BACA JUGA : Urus Akta Kematian Anaknya di Dispendukcapil Surabaya Sulit, Yaidah Urus ke Kemendagri - Noktahmerah.com

"Nah, jika semua masyarakat mengurus akta kematian bagi anggota keluarganya yang telah meninggal dunia maka keuntungan untuk daerah adalah kita punya data kependudukan semakin valid, ruginya adalah kalau tidak laporkan maka akan sangat berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan," katanya.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat maka pihaknya telah melakukan gerakan "sapu bersih jemput bola atau Saber Jebol" di sejumlah desa.

Kegiatan Pengurusan Akte Kematian

Dalam waktu dekat, kegiatan serupa akan dilanjutkan di desa-desa lainnya di kecamatan Wuarlabobar, Kecamatan Selaru, Kecamatan Molo Maru dan di kecamatan Wermaktian.

BACA JUGA : Pemkot Banjarmasin Siapkan 100 Bantuan Santunan Kematian Warga Miskin - Beritaloka.com

"Pada saat kita sosialisasi di setiap desa baru mereka datang mengurus akte kematian. Tetapi soal punya kesadaran sendiri untuk mengurus itu tidak ada," katanya.

Julius mengimbau masyarakat untuk segera mengurus akta kematian bagi anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Pelaporan pencatatan dan penerbitan akta kematian dilakukan oleh ahli waris atau kuasanya. Dengan mengisi formulir laporan kematian dan atau melaporkan ke kepala desa setempat untuk memperoleh surat keterangan dan datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang berlokasi di Jalan Ir Soekarno Saumlaki pada setiap jam kerja.(ros)