Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaNewsNusantaraPendaki Yang Hilang 6 Hari Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Pendaki Yang Hilang 6 Hari Ditemukan di Gunung Guntur Garut

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – GARUT- Seorang remaja pendaki yang hilang enam hari di Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat, harus mendapatkan penanganan medis karena mengalami dehidrasi sehingga harus dirawat di rumah sakit.

“Alhamdulillah ketemu dalam keadaan selamat, sehat, hanya dehidrasi, sekarang sedang ditangani,” kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman. Saat menjenguk kondisi pendaki remaja yang hilang itu, di Puskesmas Tarogong Kaler, Garut, Jumat malam.

Ia menuturkan pendaki bernama Muhammad Gibran Arrasyid (14) warga Kecamatan Pangatikan, Garut, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Jumat sore. Setelah dilaporkan enam hari hilang di Gunung Guntur.

Hasil pemeriksaan tim medis, kata Helmi, kondisinya mengalami dehidrasi sehingga membutuhkan perawatan secara intensif di puskesmas yang diperkirakan beberapa hari lagi sudah diperbolehkan pulang.

Baca Juga: Misteri Gunung Guntur Garut: Tidur Lalu Hilang, Ditemukan Setengah Telanjang

“Mudah-mudahan dalam satu dua hari ini bisa pulang ke rumah,” kata Helmi.

Ia mengapresiasi kepada semua tim gabungan yang terlibat dalam proses pencarian seorang pendaki di Gunung Guntur yang membuahkan hasil telah ditemukannya korban dalam kondisi selamat.

Selama enam hari itu, kata Helmi, semua tim dari jajaran Polri, TNI, Basarnas, BPBD, sukarelawan, dan masyarakat. Telah melakukan upaya yang maksimal sehingga korban bisa ditemukan.

“Semua telah berupaya dan kita terus pantau, karena saya terus menerima laporan dari BPBD, Alhamdulillah, ketemu dalam keadaan selamat,” kata Helmi yang datang bersama anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan.

Baca Juga: Remaja Pendaki Gunung Guntur Hilang, Petugas Sibuk Mencari

Sebelumnya korban bersama rombongan pendakian berjumlah 14 orang mendaki Gunung Guntur, Sabtu (18/9/2021) sore. Kemudian berkemah di Pos 3 untuk beristirahat dan melanjutkan pendakian esoknya.

Namun, saat akan melakukan pendakian kembali, korban lebih memilih tidak melanjutkan perjalanan menuju puncak dan tetap tinggal di Pos 3. Setelah temannya turun, korban tidak ada di tenda, barang atau peralatan milik korban pun masih ada di tempat.

Petugas gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BKSDA, komunitas pecinta alam, masyarakat umum, maupun sukarelawan dari berbagai instansi dan komunitas. Melakukan pencarian hingga hari keenam korban ditemukan sekitar Curug Cikoneng atau tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan hilang.(nd4)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Gerakan Gempur Rokok Ilegal yang Digalakkan Bea Cukai Sasar Desa Olean

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Gerakan gempur rokok ilegal (GGRI) yang digalakkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo Bea Cukai Jember serta Kejari menyasar...