Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraPemkot Pekalongan Dorong UMKM Manfaatkan Aplikasi Lokapasar Batik

Pemkot Pekalongan Dorong UMKM Manfaatkan Aplikasi Lokapasar Batik

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terus mendorong pada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal memanfaatkan aplikasi “Lokapasar Batik” untuk memasarkan produknya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Sri Haryati di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa sampai saat ini sudah ada 30 UMKM batik yang tergabung dan memanfaatkan aplikasi tersebut.

BACA JUGA : Banda Aceh Hidupkan UMKM Untuk Menurunkan Angka Kemiskinan – Nusadaily.com

“Kami menargetkan seluruh UMKM batik bisa bergabung menggunakan aplikasi itu. Karena beberapa pelaku usaha juga merasakan manfaatnya dalam penjualan produk,” katanya.

Pemkot, kata Haryani, akan terus menggencarkan sosialisasi dan promosi agar pelaku UMKM batik memanfaatkan aplikasi “Lokapasar Batik”.

BACA JUGA : Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan, UMKM Perlu Mendapat Perlindungan dan Bantuan Di Masa Pandemi – Imperiumdaily.com

“Aplikasi ini sudah diluncurkan sejak November 2020, dengan tujuan untuk memudahkan dan mendorong pelaku UMKM dapat bangkit dan eksis dalam memasarkan produk usahanya secara daring,” katanya.

Terkait cara mendaftar dan penggunaanya, kata dia, sangat mudah yaitu pelaku usaha batik hanya perlu datang ke kantor Dindagkop UKM. Dengan membawa foto produk dan menyertakan nomor Whatsapp yang bisa dihubungi.

BACA JUGA : Tingkatkan Sektor Ekonomi Melalui UMKM, Ini Strategi Pemkab Sumenep – Noktahmerah.com

“Secara teknis akan diajarkan oleh petugas. Aplikasi ini berbasis WhatsApp karena sudah familiar di masyarakat sehingga mereka bisa mengakses dengan mudah dan cepat,” katanya.

Adapun bagi masyarakat yang ingin membeli batik melalui aplikasi Lokapasar Batik, yaitu gunakan WhatsApp ke nomor Digiretail 0811-4150-8888, ketik #lokapasarbatik pada chatroom.

“Kemudian, pembeli mengisi data seperti metode order, alamat lengkap, memilih produk yang akan dibeli, jumlah produk, hingga metode pengiriman, dan konfirmasi pembayaran,” katanya.(lal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR