Senin, Agustus 15, 2022
BerandaNewsNusantaraPemkot Ambon Perketat Pengawasan Usaha Kuliner

Pemkot Ambon Perketat Pengawasan Usaha Kuliner

NUSADAILY.COM – AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memperketat pengawasan tempat usaha kuliner di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Awal tahun 2021 kita fokus melakukan pengawasan malam hari di sektor usaha kuliner baik cafe, restoran maupun warung makan, ” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, Senin.

BACA JUGA : Harga Cabai di Pasar Ambon Melonjak – Nusadaily.com

Ia mengatakan, petugas akan meningkatkan pengawasan dengan tetap menerapkan PSBB transisi yang telah memasuki transisi ke 12, guna membuka ruang untuk sektor ekonomi bisa berkembang di masa pandemi COVID-19.

“Kita akan melakukan evaluasi bersama tim satgas, pengetatan dilakukan terutama untuk usaha kuliner yakni cafe restoran, termasuk resepsi pernikahan dan kegiatan keagamaan, ” ujarnya.

Selain memantau lokasi usaha, satgas COVID-19 akan memantau lokasi dan acara resepsi pernikahan yang digelar warga.

BACA JUGA : Arus Penumpang Kapal Pelni di Pelabuhan Ambon Sepi – Imperiumdaily.com

Dinas kependudukan dan pencatatan sipil juga pihak KUA diminta melaporkan warga yang menikah yakni lokasi dan waktu resepsi. Kita akan memantau acara resepsi menerapkan protokol kesehatan atau tidak.

Menurut dia, Dispendukcapil dan KUA wajib memberikan laporan setiap hari warga yang akan melangsungkan pernikahan.

Laporan masyarakat resepsi pernikahan yang digelar warga baik di gedung, restoran, cafe maupun lokasi cottage tidak menerapkan protokol kesehatan, karena itu harus diawasi.

BACA JUGA : Api Lalap Toko Bahan Bangunan di Wilayah Perbatasan – Javasatu.com

Petugas katanya, hanya akan memantau lokasi sekitar apakah penyelanggara dan tamu undangan yang hadir menerapkan 4M atau tidak.

“Petugas tidak akan masuk ke acara resepsi tetapi hanya memantau dari luar. Saya berharap dengan kebijakan menerapkan tes cepat bagi warga yang tidak menggunakan masker dapat memberikan dampak yang baik, ” ujarnya.

Selain memantau resepsi pernikahan, tim satgas juga diharapkan memantau aktifitas rumah ibadah baik masjid maupun gereja. Dengan memperhatikan kearifan lokal dan psikologi sosial masyarakat.(lal)

BERITA KHUSUS

Gebyar Merah Putih, Pemkot Malang Pasang Belasan Ribu Bendera

NUSADAILY.COM – KOTA MALANG – Apel pagi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kental dengan nuansa kebangsaan, Senin (15/8/2022). Pasalnya, pada momen tersebut turut dilangsungkan...

BERITA TERBARU

Diduga Sopir Mabuk, Truk Boks Hantam Empat Rumah di Gresik

NUSADAILY.COM – GRESIK – Sebuah truk membuatWarga Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Gresik, kaget, Senin (15/8/2022) pukul 00.15 WIB. Baca Juga: Pengemudi Diduga Mabuk, Mobil Masuk...