Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaNewsNusantaraPemberlakuan Sistem Buka Tutup Jalan trans Sulawesi Mamuju

Pemberlakuan Sistem Buka Tutup Jalan trans Sulawesi Mamuju

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MAMUJU – Jalan poros trans Sulawesi di Desa Takandeang Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Merupakan jalan yang menghubungkan Kabupaten Majene diberlakukan buka tutup akibat adanya perbaikan jalan.

Jalan poros trans Sulawesi di Desa Takandeang itu tertutup longsor akibat perbaikan tebing jalan di Mamuju, Jumat.

Baca Juga: Sulawesi Selatan Buat Ketentuan Persyaratan Perjalanan domestik

Terdapat tiga titik longsor di Desa Takandeang, akibat dari pengerjaan pengerukan tebing gunung di sisi jalan trans Sulawesi tersebut. Sehingga jalan tersebut tidak lancar dilalui, akibatnya terpaksa harus ada pemberlakukan sistem buka tutup jalan.

“Sudah tiga hari terakhir perbaikan jalan dengan menggunakan alat berat oleh pemerintah setempat. Terutama pada tiga titik jalur trans Sulawesi Takandeang,” kata Erwin salah seorang warga.

Ia mengatakan cara perbaikan jalan tersebut dengan mengikis tebing gunung sehingga mengakibatkan longsor. Kemudian menutup badan jalan, mengakibatkan kemacetan dan antrean panjang kendaraan.

Baca Juga: Transaksi Layanan Digital BSG Mengalami Peningkatan di Tengah COVID-19

Menurut dia, ratusan kendaraan dari Kota Mamuju maupun dari Kota Majene harus antre panjang. Bahkan hingga tiga kilometer hanya untuk dapat melintasi jalan itu.

“Masyarakat antri untuk masuk ke kota Mamuju, sehingga perbaikan jalan itu cukup mengganggu aktivitas masyarakat meskipun itu untuk kepentingan pembangunan,” katanya.

Pemerintah telah membuat jadwal buka tutup di jalan trans Sulawesi desa Takandeang tersebut, yakni buka pada pukul 09,30 Wita, pukul 11,30, pukul 15,00 Wita dan pukul 17,00 Wita.

Sementara jadwal tutup mulai pukul 08,00, pukul 10.00 Wita, pukul 13,30 dan pukul 15.30 Wita.

Baca Juga: Kemenperin Pasok SDM untuk Industri di Sulawesi

“Jadwal buka tutup itu berlaku setiap hari sehingga masyarakat wajib mengetahui itu agar tidak terlalu lama antre untuk dapat melintas,” kata Ardi warga lainnya.(nd3)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Bali

Kabar Gembira, Kawasan Wisata GWK Cultural Park Buka Kembali

0
NUSADAILY.COM - BADUNG - Kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Kabupaten Badung, Bali, buka kembali untuk kunjungan bagi wisatawan setelah ditutup sejak bulan...