Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsNusantaraNakes Viral Medan yang Suntik Vaksin Kosong Minta Maaf

Nakes Viral Medan yang Suntik Vaksin Kosong Minta Maaf

NUSADAILY.COM – MEDAN – Tenaga kesehatan (nakes) berinisial G yang viral setelah diduga menginjeksi vaksin kosong ke murid Sekolah Dasar (SD) Wahidin, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, meminta maaf.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saya mohon maaf atas kesilapan (kesalahan) yang saya perbuat ini,” kata G saat konferensi pers di Polres Pelabuhan Belawan, Medan, Jumat (21/1).

Sebelumnya dalam keterangan yang diterima Nusadaily.com, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan video nakes yang memberikan vaksin kosong ini direkam saat pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD Wahidin Medan Labuhan, Senin (17/01/22) lalu.

BACA JUGA: Nakes Medan Terancam Pencabutan Izin Praktik Jika Terbukti Suntik Vaksin Kosong

Vaksinasi tersebut digelar oleh Polsek Medan Labuhan Polres Labuhan Belawan, bekerja sama dengan RS Delima Martubung.

Hadi menuturkan, video tersebut direkam oleh orang tua korban K saat sang anak O (11) tengah divaksinasi.

Setelah kembali ke rumah, orang tua korban memperlihatkan dan mengirimkan video tersebut kepada keluarganya. Dan pada hari Kamis (20/01/22) video tersebut viral di media sosial 

“Saat ini Polda Sumut tengah memeriksa vaksinator Inisial G dan petugas aplus inisial W. Keduanya tenaga kesehatan di RS Delima Martubung dan kita juga akan terus mendalami dengan meminta keterangan saksi ahli,” jelas Hadi.

Kasus dugaan pemberian vaksin kosong ke murid Sekolah Dasar (SD) Wahidin, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan turut diselidiki Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Medan.

“Terkait dengan kasus yang lagi viral tentu, kami dari organisasi profesi IDI Medan juga akan melakukan investigasi. Dari segi hukum itu ranah Polres Belawan dan kami juga akan berkoordinasi dengan dinkes, pihak penyelenggara dan kordinator dari tenaga medis untuk vaksinator tersebut,” kata Sekretaris IDI Medan Ery Suhaimi, Jumat (21/1).

Namun menurutnya, IDI Medan belum bisa menentukan apakah ada unsur ada kelalaian yang dilakukan tenaga medis tersebut.

BACA JUGA: Viral! Siswa SD di Medan Disuntik Vaksin Kosong

Pihaknya akan menindaklanjuti masalah itu dengan memanggil oknum tenaga kesehatan (nakes) tersebut.

Lebih lanjut menurut Edy, jika memang terbukti bersalah, IDI akan menjatuhkan sanksi kepada oknum tenaga medis tersebut. Mulai dari teguran hingga rekomendasi pencabutan izin praktik.

BACA JUGA: Polisi Periksa Nakes yang Viral Diduga Suntik Vaksin Kosong ke Siswa SD Medan

“Kalau dari panduan tertuang yang sudah ada. Sanksi etik itu ada dari mulai yang ringan sampai yang berat. Untuk yang ringan seperti teguran lisan. Sedangkan yang berat itu rekomendasi pencabutan surat izin praktik,” katanya.

Dia berharap vaksinator untuk tetap semangat membantu pemerintah maupun stakeholder menjalani vaksinasi ini.

“Selain itu lakukan sesuai SOP dan agar lebih hati hati dan teliti serta mengikuti aturan,” bebernya.

Sebelumnya, viral video seorang vaksinator yang diduga menginjeksi suntikan tanpa cairan vaksin ke murid Sekolah Dasar (SD). Peristiwa itu terjadi di SD Wahidin, Jalan Komodor Laut Yos Sudarso Kilometer 16, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Sumut.

Vaksinator yang mengenakan pakaian berwarna maroon dan rompi hijau hitam tengah mengeluarkan suntikan dari segel kertas.

BACA JUGA: Pantangan Setelah Vaksin Booster Covid-19 Menurut Dokter

Setelah itu, tenaga kesehatan itu menarik sedikit ujung tuas spuit dan menginjeksi ke lengan sebelah kiri murid SD itu.

Akan tetapi, suntikan itu tak berisi cairan vaksin alias kosong. Kemudian, vaksinator berkerudung tersebut mengambil tisu dan meletakkannya di lengan murid SD yang disuntik tadi. (lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Nikahi Adik Presiden, Ketua MK Beri Mahar Jam Tangan hingga Alat Salat

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ada yang menarik di pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati. Ada mahar...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily