Kamis, Januari 27, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraMustika Desa, Upaya Temanggung Mempercepat Pemulihan Ekonomi

Mustika Desa, Upaya Temanggung Mempercepat Pemulihan Ekonomi

NUSADAILY.COM – TEMANGGUNG – Pandemi COVID-19 telah menghancurkan hampir seluruh sendi kehidupan, termasuk bidang ekonomi yang sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pemerintah dalam adaptasi kebiasaan baru terus berusaha memulihkan kehidupan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

BACA JUGA : UI-Universitas Tokyo Membahas Dampak Pandemi Terhadap Ekonomi Asia – Nusadaily.com

Dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 menanggapi pandemi COVID-19 pemerintah pusat telah menetapkan tema “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial”.

Pemerintah Kabupaten Temanggung menjabarkan tema pembangunan nasional tersebut dengan mengusung program “Mustika Desa”, yakni akronim dari masyarakat unggul sejahtera dengan tani pekarangan dan desa bebas sampah.

Inovasi yang diambil Pemerintah Kabupaten Temanggung tersebut ada dua hal, yaitu tani pekarangan dan desa bebas sampah.

BACA JUGA : Erick Thohir Mengajak Singapura Pererat Kerjasama Ekonomi – Noktahmerah.com

Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung Ripto Susilo menyampaikan keterkaitan inovasi masalah muncul karena kemiskinan akibat COVID-19.

Penurunan kemampuan ekonomi masyarakat dan isu lingkungan diangkat, kemudian proses output dan dampaknya mendukung tema nasional yaitu mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial.

Pemulihan ekonomi didorong melalui tani pekarangan dan program ini seluruh masyarakat berperan termasuk penduduk miskin penerima bantuan langsung tunai (BLT).

BACA JUGA : JCI Jateng Siap Berkolaborasi Organisasi Pengusaha Bangkitkan Ekonomi – Beritaloka.com

“Jadi sumber daya manusianya adalah penduduk miskin peserta program keluarga harapan (PKH), penduduk miskin penerima BLT juga ikut berperan di situ,” katanya.

Diharapkan dari jatah BLT yang dialokasikan untuk penduduk miskin tidak semua digunakan untuk konsumtif, tetapi sepertiganya dialokasikan untuk produktif.

Ia menjelaskan tani pekarangan dipadukan dengan peternakan sehingga hasilnya juga bisa dikonsumsi setiap rumah tangga, di mana kebutuhan akan gizi bisa terpenuhi tanpa mengeluarkan biaya khusus. Jangka panjangnya adalah pada pencapaian kesehatan serta pendidikan.(lal)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed