Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaNewsNusantaraMuncul Kluster Ponpes, 17 Santri di Karangmojo Gunung Kidul Positif COVID-19

Muncul Kluster Ponpes, 17 Santri di Karangmojo Gunung Kidul Positif COVID-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – GUNUNG KIDUL – Sebanyak 17 santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terkonfirmasi positif COVID-19, sehingga hari ini terjadi penambahan harian COVID-19 sebanyak 18 kasus baru.

“Hari ini muncul kluster pondok pesantren (ponpes) yang ada di Kecamatan Karangmojo. Penambahan kasus ini masuk kluster ponpes,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty di Gunung Kidul, Kamis.

BACA JUGA: Terorisme dan Narkotika Melejit Tajam, Lapas di Jatim Overload

Ia mengatakan pihaknya masih menelusuri kasus santri dari ponpes tersebut. Namun, dia tidak menjelaskan kronologi munculnya kluster ponpes tersebut.

BACA JUGA: WHO: Proses Izin Vaksin Sputnik V Rusia ‘Masih Tertahan’

“Yang jelas saat ini, kami sedang menelusuri supaya tidak meluas. Kemudian 17 santri positif COVID-19 sudah isolasi mandiri,” katanya.

BACA JUGA: Tegang! China-Taiwan Siap Perang

Dewi mengatakan hari ini ada penambahan 18 kasus baru, dan 10 kasus terkonfirmasi COVID-19 selesai isolasi. Total kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Gunung Kidul selama pandemi COVID-19 sebanyak 17.872 kasus, dengan rincian sembuh 16.774 kasus, dan meninggal 1.024 kasus.

BACA JUGA: Ratusan Ribu Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Tiba di Indonesia

“Saat ini, kasus aktif yang menjalani isolasi atau perawatan sebanyak 74 orang,” kata Dewi.

BACA JUGA: Kedatangan Yeni Inka, Musik Buat Elo Mendadak Koplo

Dia mengatakan secara umum kasus harian terus melandai, meski demikian pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak abai terhadap protokol kesehatan. Menurut dia, sebenarnya wilayah Gunung Kidul sudah turun dari level 3 ke level 2.

“Kalau dibuat per bagian, sebenarnya sudah ada tiga kabupaten di DIY yang kondisinya turun level, termasuk Gunung Kidul. Namun, keputusan turun atau tidaknya bukan wewenang pemkab. Semuanya ditentukan oleh pemerintah pusat. Kami berharap masyarakat menunggu keputusan sampai 18 Oktober nanti,” katanya.(eky)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

dion kejang

Terkena Masalah Kejang Otot, Celine Dion Batalkan Tur Konser

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Celine Dion mengumumkan bahwa ia membatalkan pertunjukan musim gugur terbarunya di Resorts World Theatre. Dalam laman situs resminya, pertunjukan yang...