Rabu, Desember 1, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraMuhammadiyah Banyumas Gelar Pelayanan Vaksinasi COVID-19

Muhammadiyah Banyumas Gelar Pelayanan Vaksinasi COVID-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PURWOKERTO – Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar pelayanan vaksinasi COVID-19 dengan sasaran 5.000 warga dalam upaya mendukung program percepatan vaksinasi pemerintah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Muhammadiyah dari pusat sampai ranting itu satu komando. Jadi acara hari ini sebenarnya adalah realisasi dari program PP Muhammadiyah untuk membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi,” kata Ketua Pengurus.

Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas Ibnu Hasan di sela kegiatan vaksinasi massal di Auditorium Ukhuwah Islamiyah, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Selasa.

BACA JUGA: Pemkab Banyumas Izinkan Objek Wisata Dibuka Kembali

Ibnu mengatakan bahwa warga Muhammadiyah di Banyumas yang telah menjalani vaksinasi sudah banyak, namun dia belum bisa menyebutkan angka pastinya.

“Saya pantau warga Muhammadiyah yang mengikuti vaksinasi di berbagai tempat termasuk di UMP cukup tinggi. Tapi pastinya berapa persen, belum kami cek,” katanya.

BACA JUGA: Warga Banyumas Patuhi PPKM Darurat Selama Idul Adha

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengapresiasi upaya Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas membantu pemerintah mempercepat penuntasan vaksinasi COVID-19.

BACA JUGA: Polresta Banyumas Ungkap Kasus Persetubuhan Sedarah

Menurut dia, hingga 24 Oktober 2021 jumlah warga yang sudah menjalani vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Banyumas sebanyak 829.523 orang atau 59,3 persen dari 1.398.427 warga yang menjadi sasaran vaksinasi.

“Kalau sudah 70 persen, menurut WHO itu berarti herd immunity (kekebalan komunal) sudah terbentuk, sehingga Banyumas bisa masuk PPKM Level 1, aturannya lebih longgar, namun protokol kesehatan tetap harus dijalankan. Kami sedang mengejar agar bulan November bisa mencapai 70 persen,” katanya.

BACA JUGA: Banyumas Ajukan Penambahan Objek Wisata untuk Simulasi Pembukaan

Wakil Bupati juga mengemukakan bahwa dia melihat indikasi penurunan animo warga untuk menjalani vaksinasi dalam pelayanan vaksinasi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Menurut dia, dalam pelayanan vaksinasi di UMP sebelumnya kuota pelayanan vaksinasi bagi sebanyak 5.000 orang langsung terpenuhi begitu pendaftaran dibuka.

BACA JUGA: “Only For Tonight”, Kolaborasi Fitri Carlina dengan Big Marvel

Dalam pelayanan vaksinasi di UMP pada Selasa, penyelenggara menetapkan kuota pelayanan vaksinasi bagi 5.000 orang. Namun baru 3.500 orang yang memanfaatkannya.

Wakil Bupati menyarankan sisa dosis vaksin COVID-19 dalam kegiatan pelayanan vaksinasi di UMP digunakan untuk memberikan pelayanan vaksinasi dengan sistem jemput bola bagi warga lanjut usia yang kesulitan datang ke tempat pelayanan vaksinasi.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR