Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraMensos Lakukan Pencairan Kilat PKH di Bali

Mensos Lakukan Pencairan Kilat PKH di Bali

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BADUNG – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan pencairan kilat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako untuk mendorong pendistribusian bantuan sosial di Bali.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saya datang ke sini karena kartunya belum diserahkan kepada penerima, sehingga saya minta para penerima PHK dijemput,” ujar Mensos Risma usai menyaksikan penyaluran PKH dan Program Sembako di Kabupaten Badung, Bali, Selasa.

BACA JUGA: Anggota DPR-RI Apresiasi Mensos yang Cepat Selesaikan Kerumitan Bansos

Pencairan kilat itu dilakukan Risma setelah mengadakan rapat pemadanan data bantuan sosial (bansos) dengan kepala dinas sosial seluruh kabupaten/kota di Bali, perwakilan bank-bank milik negara (Himbara) dan para pendamping sosial.

BACA JUGA: YLBHI Sebut Juliari Mantan Mensos Keterlaluan! Tak Ada Penyesalan

Dalam rapat tersebut, Mensos menyoroti ada KPM di Bali yang belum menerima bantuan sekitar 75.000. Dengan perhitungan akumulasi anggaran yang belum cair dari Juli-September mencapai sekitar Rp450 miliar.

BACA JUGA: Mensos Risma: Anak-anak Penerima Bansos Tak Boleh Putus Asa

Oleh karena itu, Risma meminta para pendamping bantuan sosial untuk menjemput para penerima manfaat yang belum melakukan transaksi dari Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Tabanan.

BACA JUGA: Mensos Terjun Langsung ke Lokasi Banjir di Gorontalo

“Yang katanya belum dibagi, saya minta jemput. Ternyata ya betul, mereka belum mencairkan selama lima bulan,” kata Risma.

Dalam pencairan kilat itu Mensos Risma memastikan belasan penerima manfaat yang tiba di lokasi acara di Kabupaten Badung langsung menerima bantuan tersebut secara tunai.

BACA JUGA: Raja Dangdut Rhoma Irama Rilis Single Baru Meski Usia Tak Lagi Muda

Risma juga mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk mempercepat distribusi bantuan sosial mengingat perannya dalam mendorong roda perekonomian. “Kalau masih ada ribuan KPM belum cair, ekonomi di level bawah tidak bergerak. Sementara ini sudah pertengahan Oktober. Kalau tidak segera dicairkan akan segera kena blokir,” ujar Risma.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR