Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaNewsNusantaraMenparekraf Kesulitan Sinyal Saat Akses PeduliLindungi di Mangunan

Menparekraf Kesulitan Sinyal Saat Akses PeduliLindungi di Mangunan

NUSADAILY.COM – BANTUL – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengakui kesulitan mendapat sinyal internet saat mengakses aplikasi PeduliLindungi ketika berada di kawasan Desa Wisata Mangunan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, salah satu desa wisata terbaik di Indonesia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Saya mengalami sendiri, saya pakai PeduliLndungi (sinyal) muter-muter terus tidak habis-habis, sampai panas handphone saya,” kata Menparekraf dalam kunjungan kerja di Desa Wisata Kaki Langit Mangunan, Kabupaten Bantul, Minggu sore.

BACA JUGA : DKPP Surabaya Pastikan QR Code PeduliLindungi Terpasang Sebagai Syarat Tahura dan KRM Siap Buka

Oleh sebab itu, Menparekraf berharap pemerintah daerah dapat mengatur kawasan wisata yang kesulitan sinyal internet. Yang dapat menghambat wisatawan dalam proses scan barcode dari aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk kawasan wisata.

Pengaturan tersebut bisa dengan uji coba menunjukkan kartu vaksin dari pengunjung di pintu masuk wisata tanpa harus melalui aplikasi PeduliLindungi, jika kesulitan mendapat jaringan internet.

BACA JUGA : Pengunjung Mal di Ambon Bisa Masuk Tanpa Aplikasi PeduliLindungi

“Dan saya beri diskresi ke Pak Singgih (Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo) untuk mengatur daerah-daerah yang minim sinyal seperti ini. Ujicoba dengan diskresi kartu vaksin, jadi kita tidak akan membuat ribet,” kata Sandiaga.

Menparekraf juga mengatakan, sudah langsung bergerak cepat dengan berkomunikasi dengan provider jaringan Telkom. Dan akan ditindaklanjuti dengan survei dalam beberapa hari ke depan, salah satunya ke Desa Wisata Mangunan Bantul ini.

BACA JUGA : Menkominfo Berkilah Dipakai Negara Maju, Kala PeduliLindungi Dikritik Epidemiolog

“Saya juga koordinasi dengan Kominfo, karena ini adalah destinasi unggulan, salah satu yang menopang destinasi super prioritas. Jadi harus kita berikan prioritas internet yang berkualitas, jadi langsung kita tindaklanjuti,” kata Menparekraf.

Sandiaga juga mengharapkan agar pemerintah daerah termasuk DIY meningkatkan kecepatan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat. Agar dapat menurunkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Tentunya kita harapkan vaksinasi lebih ditingkatkan di Bantul. Karena dengan vaksinasi, level PPKM bisa turun menjadi level 2, dan bisa diserahkan kepada Pemda,” katanya.(lal)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Kematian Brigadir J Direkayasa: Skenario Ferdy Sambo Akhirnya Terungkap!

NUSADAILY.COM - MEDAN - Misteri kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J memasuki babak baru. Mantan Kadiv Propam Polri yang juga atasan dari...