Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsNusantaraMenkominfo Ajak Mahasiswa Universitas Flores Wujudkan Transformasi Digital

Menkominfo Ajak Mahasiswa Universitas Flores Wujudkan Transformasi Digital

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak mahasiswa Universitas Flores bersama-sama mewujudkan transformasi digital di Indonesia. Dirinya juga mengingatkan agar masyarakat dan mahasiswa di Universitas Flores menggunakan fasilitas ruang digital dengan bijaksana dan bertanggung jawab. Melakukan check dan re-check sebelum menyebarkan suatu informasi, dan tetap menjaga etika dan moral dalam bermedia sosial. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hindarilah dan jauhilah memproduksi dan menyeberarkan hoaks dan disinformasi. Transformasi digital mempunyai prasyarat, yakni penggunaan dan pemanfaatan ruang digital oleh masyarakat secara cerdas dan baik.

Hal ini ini ditegaskan Menkominfo saat mengikuti Dies Natalis Universitas Flores ke-40 dari Jakarta, Minggu (19/07/2020) kemarin .

Menurut Menteri Kominfo, Indonesia saat ini sedang berada di sebuah era digital dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat. Juga memungkinkan sebagian besar komunikasi dan informasi berbentuk digital. 

“Hal ini membawa perubahan hidup sosial masyarakat dengan terbukanya ruang digital yang semakin lebar, dan membentuk tatanan kehidupan baru secara virtual. Sebagaimana kita hadapi di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Keadaan pandemi Covid-19 saat ini telah mendorong akselerasi transformasi digital di Indonesia untuk memasuki era baru yang disebut dengan era digital society atau masyarakat digital.

BACA JUGA: Menkominfo Galakkan Gernas BBI

Menteri Johnny melihat, berbagai usaha ekonomi masyarakat yang sebelumnya dilakukan secara konvensional dalam ruang-ruang fisik dan pasar-pasar fisik (konvensional), kini beralih dan memanfaatkan ruang digital, yakni ekonomi digital melalui platform digital yang ada. 

“Saya mengajak sivitas akademika Universitas Flores untuk secara aktif mengambil bagian dalam usaha-usaha ekonomi digital, menciptakan karya hebat dan produk-produk unggulan dan berkualitas melalui start-up atau usaha-usaha rintisan kecil, ultramikro, mikro dan menengah (UKM). Sekaligus berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya kita memulihkan kembali perekonomian nasional dari tekanan dan dampak Covid-19,” ungkapnya.

Menteri Kominfo juga menambahkan, Covid-19 mendorong masyarakat mengutamakan pemanfaatan dan penggunaan produk di dalam negeri dengan merubah mindset atau cara berpikir dengan menempatkan produk yang dihasilkan anak bangsa dan perusahaan nasional dalam mengisi kebutuhan permintaan di dalam negeri sendiri.

Dalam momentum Dies Natalis ke-40, Menteri Kominfo mendorong Universitas Flores sebagai lembaga pendidikan tinggi, perlu mengambil bagian dalam jejaring kolaborasi Pentahelix atau yang disebut dengan Lima Pilar bangsa, yakni pemerintah dan lembaga-lembaga negara, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media. 

“Kepada pengurus yayasan, Rektor, para pendidik serta seluruh jajaran dan sivitas akademika Unversitas Flores terkhusus  mahasiswa. Saya mengucapkan selamat Dies Natalis ke-40 kepada seluruh Civitas Akademika Universitas Flores. Ini sebuah momentum yang sangat penting bagi Universitas Flores memasuki usia Panca Windu,” ajak Menteri Kominfo.

Jhonny juga menilai kelima pilar bangsa tersebut juga ikut serta dalam menggerakkan pembangunan daerah, secara khusus   untuk pembangunan provinsi Nusa Tenggara Timur, kabupaten dan kota di kawasan Flores serta kepulauannya dengan mengelola sumberdaya dan potensi-potensi lokal yang dimiliki.

“Karenanya, saya mendorong para mahasiswa-mahasiswi, para pendidik sekalian untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, menguasai ruang digital, dan mengisinya dengan aktivitas yang positif, kreatif dan inovatif,” tutup Menkominfo.(sir/lna)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Usung Pembelajaran Bahasa, Sosial dan Budaya dalam MBKM, UM Gelar Seminar Nasional

NUSADAILY.COM – MALANG – Dalam rangka menyukseskan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya bidang pembelajaran bahasa, sastra dan budaya. Departemen Sastra Jerman Universitas...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak mahasiswa Universitas Flores bersama-sama mewujudkan transformasi digital di Indonesia. Dirinya juga mengingatkan agar masyarakat dan mahasiswa di Universitas Flores menggunakan fasilitas ruang digital dengan bijaksana dan bertanggung jawab. Melakukan check dan re-check sebelum menyebarkan suatu informasi, dan tetap menjaga etika dan moral dalam bermedia sosial. 

Hindarilah dan jauhilah memproduksi dan menyeberarkan hoaks dan disinformasi. Transformasi digital mempunyai prasyarat, yakni penggunaan dan pemanfaatan ruang digital oleh masyarakat secara cerdas dan baik.

Hal ini ini ditegaskan Menkominfo saat mengikuti Dies Natalis Universitas Flores ke-40 dari Jakarta, Minggu (19/07/2020) kemarin .

Menurut Menteri Kominfo, Indonesia saat ini sedang berada di sebuah era digital dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat. Juga memungkinkan sebagian besar komunikasi dan informasi berbentuk digital. 

“Hal ini membawa perubahan hidup sosial masyarakat dengan terbukanya ruang digital yang semakin lebar, dan membentuk tatanan kehidupan baru secara virtual. Sebagaimana kita hadapi di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Keadaan pandemi Covid-19 saat ini telah mendorong akselerasi transformasi digital di Indonesia untuk memasuki era baru yang disebut dengan era digital society atau masyarakat digital.

BACA JUGA: Menkominfo Galakkan Gernas BBI

Menteri Johnny melihat, berbagai usaha ekonomi masyarakat yang sebelumnya dilakukan secara konvensional dalam ruang-ruang fisik dan pasar-pasar fisik (konvensional), kini beralih dan memanfaatkan ruang digital, yakni ekonomi digital melalui platform digital yang ada. 

"Saya mengajak sivitas akademika Universitas Flores untuk secara aktif mengambil bagian dalam usaha-usaha ekonomi digital, menciptakan karya hebat dan produk-produk unggulan dan berkualitas melalui start-up atau usaha-usaha rintisan kecil, ultramikro, mikro dan menengah (UKM). Sekaligus berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya kita memulihkan kembali perekonomian nasional dari tekanan dan dampak Covid-19,” ungkapnya.

Menteri Kominfo juga menambahkan, Covid-19 mendorong masyarakat mengutamakan pemanfaatan dan penggunaan produk di dalam negeri dengan merubah mindset atau cara berpikir dengan menempatkan produk yang dihasilkan anak bangsa dan perusahaan nasional dalam mengisi kebutuhan permintaan di dalam negeri sendiri.

Dalam momentum Dies Natalis ke-40, Menteri Kominfo mendorong Universitas Flores sebagai lembaga pendidikan tinggi, perlu mengambil bagian dalam jejaring kolaborasi Pentahelix atau yang disebut dengan Lima Pilar bangsa, yakni pemerintah dan lembaga-lembaga negara, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media. 

"Kepada pengurus yayasan, Rektor, para pendidik serta seluruh jajaran dan sivitas akademika Unversitas Flores terkhusus  mahasiswa. Saya mengucapkan selamat Dies Natalis ke-40 kepada seluruh Civitas Akademika Universitas Flores. Ini sebuah momentum yang sangat penting bagi Universitas Flores memasuki usia Panca Windu,” ajak Menteri Kominfo.

Jhonny juga menilai kelima pilar bangsa tersebut juga ikut serta dalam menggerakkan pembangunan daerah, secara khusus   untuk pembangunan provinsi Nusa Tenggara Timur, kabupaten dan kota di kawasan Flores serta kepulauannya dengan mengelola sumberdaya dan potensi-potensi lokal yang dimiliki.

“Karenanya, saya mendorong para mahasiswa-mahasiswi, para pendidik sekalian untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, menguasai ruang digital, dan mengisinya dengan aktivitas yang positif, kreatif dan inovatif,” tutup Menkominfo.(sir/lna)