Kamis, Januari 27, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraMembelah Pegunungan, Tol Lampung - Aceh Tersambung 2024

Membelah Pegunungan, Tol Lampung – Aceh Tersambung 2024

NUSADAILY.COM – BANDAR LAMPUNG – Proyek Jalan Tol Trans Sumatera ditargetkan rampung pada 2024 mendatang. Tol ini bakal menghubungkan Lampung hingga Aceh, dengan desain membelah sejumlah pegunungan di Sumatera.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dengan target itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkomitmen untuk terus mempercepat pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera . Semua itu akanndapat menggerakkan ekonomi guna menyejahterakan rakyat.

“Target pemerintah untuk jalan Tol Bakauheni – Aceh diharapkan bisa selesai pada tahun 2024. Sedangkan pembebasan lahan paling lambat akhir 2022,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil saat memberikan pengarahan dengan para Kepala Kantor ATR/BPN se-Sumatera melalui konferensi video, Rabu (19/8/2020).

Lebih lanjut, ia mengatakan agar penataan lokasi jalan tol untuk disegerakan. Dia mengakui, saat ini sebagian lahan jalan tol itu memang belum ada sertipikatnya.

“Sekarang kita akan mengeluarkan seluruh sertipikat jalan tol dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) membayar uang ganti rugi bagi dokumen dan bidang-bidang yang belum dibayarkan,” kata Sofyan A. Djalil dilansir Nusadaily.com.

Pembangunan jalan tol juga berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat setempat. Kendala-kendala dalam hal pengadaan tanah sering terjadi tetapi tidak mengurangi apresiasi Menteri ATR/Kepala BPN atas kerja keras jajaran Kanwil BPN Provinsi Lampung dan Kanwil BPN se-Sumatera dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan tanah.

Proses pengadaan tanah mendapat perhatian dari Presiden RI, Joko Widodo, karena dengan pengadaan tanah yang cepat dan adil. Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengadaan Tanah, Arie Yuriwin mengatakan sekarang Kementerian ATR/BPN sangat fokus mempercepat proyek pengadaan tanah dalan Program Prioritas Nasional.

“Dengan adanya Perpres 66 Tahun 2020 tidak diperlukan lagi dokumen tanah tanah yang ineligible,” kata mantan Dirjen Pengadaan Tanah ini.

Sertipikat Dibagi-bagi

Sofyan A. Djalil juga menyerahkan 72 sertipikat tanah Hak Pakai Jalan Tol Trans Sumatera kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Keuangan. Penyerahan itu dilakukan secara simbolis melalui video conference.

Selain itu, 4.000 bidang sertipikat redistribusi tanah juga dibagikan yang diwakilkan kepada 4 perwakilan dari masyarakat penerima di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, Rabu (19/08/2020).

Pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar ini tak luput dari proses pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

 “Seluruh jalan tol yang sudah jadi harus ada sertipikatnya, ini penting untuk menghindari konflik pertanahan serta sebagai pengamanan aset,” ungkap Sofyan Djalil.

Ia menjelaskan pula bahwa ini merupakan amanat dari Presiden RI agar mempercepat pergerakan ekonomi dengan mempermudah dan mempercepat aktivitas ekonomi. Dengan pembayaran kompensasi pengadaan tanah untuk kepentingan umum, diharapkan dapat menginjeksi dana ke masyarakat dalam rangka pertumbuhan ekonomi sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat. 

“Apabila ada rencana jalan tol yang belum ada penetapan lokasi agar diselesaikan penloknya segera. Selain itu penyertipikatan jalan Tol di Provinsi Sumatra ini harus segera diselesaikan agar semua permasalahan yang ada bisa teratasi,” tambahnya.

Program prioritas lain yang tidak kalah penting adalah Reforma Agraria. Hal ini menjadi perhatian utama Presiden karena Reforma Agraria diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Para penerima sertipikat redis agar memanfaatkan tanahnya dengan sebaik-baiknya, tidak menelantarkan tanahnya dan sebisa mungkin memberikan nilai tambah. Tidak tergiur untuk memindahtangankan sertipikat tanahnya,” pesan Sofyan A. Djalil

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan pengadaan tanah jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar menurut data yang ada merupakan salah satu pengadaan tanah yang tercepat. “Karena pada bulan Maret 2019 sudah diresmikan oleh Presiden RI. Jalan sepanjang 141 km ini sudah bisa digunakan dengan baik dan lancar,” tuturnya. 

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung, Yuniar Hikmat Ginanjar melaporkan kepada Menteri ATR/Kepala BPN bahwa karena pandemi, target redistribusi tanah di Provinsi Lampung mengalami saving dengan penyesuaian target menjadi 4.000 bidang terdiri 1.000 bidang dari Kantah Pringsewu dan 3.000 bidang dari Kantah Lampung Timur yang berhasil diselesaikan 100%. (iro/wan)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed