Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsNusantaraMantap! Divisi Propam Polri Tindaklanjuti Laporan Hesty Helena Sitorus

Mantap! Divisi Propam Polri Tindaklanjuti Laporan Hesty Helena Sitorus

NUSADAILY.COM – MEDAN – Divisi Propam Polri menindaklanjuti laporan Hesty Helena Sitorus kepada Divpropam Polri tanggal 27 September 2021 perihal keberatan perkaranya dihentikan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Menurut Hesty, tindaklanjut dari laporannya sesuai dengan surat Kadivpropam Polri Nomor : R/2357/X/WAS.2.4/2021/ Divpropam tanggal  5 Oktober 2021 perihal pelimpahan pengaduan masyarakat (Dumas).

“Hari ini pihak Divpropam Polri  minta agar Dirreskrimum Polda Sumut menindaklanjuti laporan kami. Jika tidak ditindaklanjuti Divpropam Polri minta agar kami melaporkannya,” kata Hesty dari Mabes Polri Jakarta, kepada  Nusadaily.com melalui sambungan telepon, Senin (17/01/2022).

Dalam.suratnya, sebut Hesty, Kadivpropam Polri minta Dirreskrimum Polda Sumatera Utara (Sumut) agar melakukan proses penyelidikan atau penyidikan secara profesional, proporsional, obyektif , transparan dan akuntabel.

Divpropam Polri, lanjut Hesty, minta agar Dirreskrimum Polda Sumut dalam menangani perkara yang sebagaimana dilaporkan oleh Hesty Helena Sitorus agar  mengoptimalkan dan memberdayakan Bagwassidik Ditreskrimum Polda Sumut untuk mengecek atas proses penyidikan yang telah dilakukan penyidik.

“Selanjutnya Divpropam Polri meminta dan menegaskan agar penyidik selalu menyampaikan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) kepada pihak pelapor dan memberikan  kepastian hukum terhadap penanganan perkaranya,” papar Hesty yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Medan ini.

Hesty adalah Pelapor Oknum ASN RS Bhayangkara Sumut

Sekadar mengingatkan, Hesty telah melaporkan Tusiyah, oknum ASN RS Bhayangkara Polda Sumut atas kasus pemalsuan tanda tangan orang tuanya dalam pembuatan surat tanah bernomor 56/AGR/IV/72, Tanggal 8 April 1972.

Tusiyah, telah pernah dilaporkan oleh Hesty Helena Sitorus dengan terlapor Roki Manurung sebagai pemalsu tanda tangan ayahnya.

Suami dari Tusiyah sendiri dan adik dari Guntur Manurung serta Argenius Manurung.
 Penyidik telah menerima hasil uji dari Labfor Poldasu dengan surat pengantar Nomor R/BA/2972/IV/Res. 9/2020, Tanggal 17 April 2020.


“Terhadap Berita Acara Pemeriksaan Laboratorium Forensik Nomor 2912/DTF/2020, Tanggal 9 April 2020, dengan tersangka suami dari Tusiyah, otomatisTusiyah dan Guntur Manurung serta Argenius Manurung pasti sudah jadi tersangka juga. Karena mereka bertiga menggunakan surat tersebut untuk bertahan di tanah dan rumah ahli waris Sjahman Saragih yaitu saya, Eni Lilawati,”  sebut Hesty.


Hesty Sitorus selaku saksi Eni menambahkan, pihak kepolisian seharusnya tidak perlu ragu lagi untuk menetapkan Tusiyah, cs sebagai tersangka, karena bukti-bukti sudah banyak dan sangat kuat bahwa surat yang ada padanya palsu.

Perampasan Tanah Itu Pidana

“Jelas dikatakan perampasan tanah itu pidana jika ada dua surat tanah berarti yang satu adalah palsu dan sudah ada bukti dari hasil Labfor Poldasu pemalsuan tanda tangan apa tidak sama dengan pemalsuan surat?. Dalam KUHPidana itu pemalsuan surat dan LP saya jugakan dibuat pemalsuan surat. Minta tolong jangan lakukan pembodohan sama kami pak,” bebernya.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman minta Kapolda Sumut, Irjen Pol Rz Panca Putra Simanjuntak untuk selalu proaktif mengawal setiap persoalan tanah di wilayah hukumnya agar tidak ada satu pun masyarakat yang dirugikan akibat ulah oknum dan para mafia tanah.

“Bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sendiri sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran nya untuk tidak ragu mengusut tuntas kasus-kasus mafia tanah di seluruh Indonesia,” kata Wagirin.


Politikus Senior Partai Golkar ini juga menyebutkan, bahwa masih adanya praktik mafia tanah di wilayah Sumut, termasuk di Kota Medan. “Upaya ini sejalan dengan instruksi dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang fokus untuk memberantas praktik mafia tanah di Indonesia. “Karena masalah mafia tanah menjadi perhatian khusus Presiden, maka saya minta kepada Kapolda untuk usut tuntas masalah mafia tanah ini,” katanya.(mar/aka)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Bamsoet Apresiasi Kemudahan UMKM Peroleh Sertifikasi Halal

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Yayasan Al Muttaqien Care yang telah mempermudah pendataan dan verifikasi 10 juta UMKM...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily