Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraKulon Progo Uji Coba Alirkan Air Irigasi Kalibawang di Pantog Wetan

Kulon Progo Uji Coba Alirkan Air Irigasi Kalibawang di Pantog Wetan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – KULON PROGO – Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan uji coba mengalirkan air saluran irigasi Kalibawang di Dusun Pantog Wetan, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, yang jebol pada Rabu (22/9).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo Hadi Prayitdno di Kulon Progo, Senin, mengatakan rekanan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) telah menyelesaikan perbaikan saluran irigasi Kalibawang di Dusun Pantog Wetan sejak Kamis (30/9).

BACA JUGA : Pemkab Kulon Progo Dorong KWT Berpartisipasi dalam Pasar Tani

“Bangunan sudah jadi sejak 30 September, dan menunggu tiga hari mur beton kering. Hari ini dilakukan uji coba mengalirkan air dengan valume 3 meter kubik per detik,” kata Hadi Prayitno.

Dia mengatakan air akan dialirkan secara penuh pada Selasa (5/10) dengan volume 3,5 meter kubik per detik. Air ini untuk mengaliri area persawahan yang memasuki masa tanam seluas 2.100 hektare yang terbesar di Kecamatan Kalibawang, Nanggulan dan Sentolo.

BACA JUGA : Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Akan Evaluasi PPKM Tingkat Desa

“Dengan dialirkannya air di saluran irigasi Kalibawang di Dusun Pantog Wetan, area persawahan seluas 2.100 hektare dapat menanam padi atau mengolah lahan sawah,” katanya.

Hadi mengatakan saat ini pihak rekanan BBWSSO sudah mengejerkan jembatan inpeksi yang jebol bersamaan dengan saluran irigasi. Rencananya, jembatan ditargetkan selesai dalam dua minggu ke depan.

BACA JUGA : RSUD Wates Kulon Progo Kesulitan Mendapat Relawan Tenaga Medis

“Pengerjaan irigasi Kalibawang memang diutamakan karena sangat krusial untuk mengaliri lahan sawah seluas 2.100 hektare. Setelah jadi baru pengerjaan jembatan,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Kulon Progo Sutedjo salut BBWSO yang sangat cepat merespon laporan dari Kulon Progo atas jebolnya saluran induk irigasi Kalibawang. Kejadian jebolnya saluran, hanya sekitar lima jam kemudian alat berat sudah tiba di lokasi langsung bekerja.

BACA JUGA : Kulon Progo Ajukan Permohonan QR PeduliLindungi 32 Objek Wisata

“Sejak kejadian itu, kami secara pribadi sudah meninjau kesana tiga kali. Mohon doanya, semoga dalam sepekan ke depan air sudah bisa dialirkan kembali,” katanya.

Bupati Sutedjo juga memastikan ambles dan jebolnya saluran induk irigasi Kalibawang belum berdampak pada pola tanam di wilayah ini yang memasuki masa tanam pertama, seperti di Kalibawang dan Nanggulan.

“Hamparan belum tanam air sudah mengalir. Saat ini baru mulai garap atau mengolah lahan, ada juga yang sudah menyemai benih. Jadi, umumnya baru persiapan akan tanam,” katanya.(lal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR