Kamis, Oktober 21, 2021
BerandaNewsNusantaraKPU Bandar Lampung Kurangi Masa Kampanye Pasangan Calon Nomor Urut 02

KPU Bandar Lampung Kurangi Masa Kampanye Pasangan Calon Nomor Urut 02

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar lampung memberikan sanksi pengurangan masa kampanye kepada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut 02 Yusuf Kohar-Tulus Purnomo, sanksi ini diberikan karena telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

BACA JUGA : Bawaslu Jember Akan Sanksi Paslon yang Melanggar Prokes

“Pemberian sanksi kepada pasangan calon nomor urut 02 merupakan rekomendasi dari Bawaslu Kota Bandarlampung,” kata Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedi Triyadi, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan sanksi yang diberikan berupa pengurangan masa kampanye dengan tidak diperbolehkan menyebarkan bahan kampanye terhitung sejak 4 hingga 6 November 2020 sesuai zona dan jadwal kampanye yang telah ditentukan.

Pemberian sanksi tersebut sesuai Pasal 88D PKPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam COVID-19.

“Terdapat empat kali pelanggaran protokol kesehatan. Untuk itu, Bawaslu merekomendasikan kepada KPU agar memberikan sanksi kepada pasangan calon nomor urut dua untuk melarang melakukan kampanye dengan metode penyebaran bahan kampanye sebanyak tiga hari,” katanya.

Dia menerangkan bahwa sejumlah protokol kesehatan yang dilanggar yakni pada 29 September 2020. Calon wali kota Bandarlampung Yusuf Kohar tidak memakai masker saat mendatangi warga di Kecamatan Tanjung Senang.

BACA JUGA : Kemensos Bantu Rp 1,2 Miliar, Napiter Bersyukur Bisa Jualan Martabak

Kemudian, lanjut dia, pada 30 September 2020 di Kecamatan Way Halim. Terhadap kampanye yang dilakukan oleh calon wali kota Bandarlampung itu. Tidak menggunakan sarung tangan ketika membagikan bahan kampanye.

Ia juga mengatakan bahwa pelanggaran protokol kesehatan di 30 Oktober 2020 di Kecamatan Wayhalim. Panwas setempat memberikan peringatan tertulis karena yang bersangkutan mengumpulkan massa lebih dari 50 orang saat kampanye.

“Terakhir yang bersangkutan kembali lagi mendapatkan peringatan tertulis dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Teluk Betung Utara, sebab pasangan calon nomor urut 02 telah abai protokol kesehatan saat kampanye,” kata dia lagi. (ros)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yukūüć¶ūüć¶ ##tiktoktaiment

‚ô¨ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Hari Ini

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya berencana memeriksa¬†‚Äčselebgram Rachel Vennya¬†terkait dugaan kabur dari isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet...