Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsNusantaraKinerja Anggota DPR-RI Maluku Utara Belum Maksimal

Kinerja Anggota DPR-RI Maluku Utara Belum Maksimal

NUSADAILY.COM – TERNATE – Sejumlah kalangan menilai kinerja anggota DPD-RI dan DPR-RI Daerah Pemilihan Maluku Utara (Malut) belum menunjukkan kualitasnya dalam memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat Malut di parlemen.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Anggota DPR Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi ke DPR Lewat E-Parlemen – Nusadaily.com

Pakar hukum tata negara UMMU Ternate Abdul Aziz Hakim, di Ternate, Rabu, menyatakan masih ada catatan buruk bagi anggota DPR dan DPD RI, karena mereka hampir tidak terlihat kualitas kinerjanya, sehingga hal tersebut membuat kita bertanya-tanya kepada sejumlah anggota DPR dan DPD asal Malut.

Dia menyatakan bahwa kinerja anggota DPR dan DPD RI asal Maluku Utara sangat minim dan bahkan tidak terlihat, justru yang terlihat hanya muncul saat ucapan selamat hari-hari besar di baliho-baliho.

Dia mengingatkan kepada senator dan anggota DPR RI asal Maluku Utara harus cepat tanggap atas persoalan di Maluku Utara. Sebagaimana dilakukan oleh Ketua DPD RI La Nyalla, supaya rakyat Malut juga tahu siapa wakil rakyatnya di pusat.

BACA JUGA : Reses Fun Ala Gagah Soeryo Pamoekti, Politisi Nasdem Kota Malang – Noktahmerah.com

Ketua Umum Formapas Jaidin memberikan kritik bahwa Formapas menilai anggota DPD RI dan DPR RI mendapat rapor merah atas amanah yang diberikan selama ini.

Sedangkan Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia Anas RA memaparkan, dalam evaluasi perlu mengamati kinerja anggota DPR dan DPD itu.

Menurut Anas, kinerja anggota dewan yang mewakili Maluku Utara belum terlalu membanggakan, hanya sedikit yang vokal.

“Ini mungkin dampak dari pemilihan anggota dewan maupun kepala daerah yang cenderung transaksional. Calon yang didukung dengan kekuasaan dan dana yang tampil sebagai pemenang,” ujar Anas.

BACA JUGA : DPR: BUMN Sektor Pertanian Harus Perbaiki Kinerja – Imperiumdaily.com

Kritik terhadap kinerja anggota DPD dan DPR asal Malut tersebut tercermin dalam acara refleksi yang juga dihadiri sejumlah narasumber. Dengan  Keynote Speaker Ketua DPD RI AA La Nyalla M Mattalitti namun berhalangan, sehingga diwakili Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. Sebagai pembicara; Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia Anas RA dan dosen FISIP UMMU Ternate Suyatno Kahar.

Pakar Hukum Tata Negara

Pakar hukum tata negara UMMU Ternate Abdul Azis Hakim, Kadin Indonesia Muliansyah Abdurahman. Ketua Formapas Jaidi A Gani, dan Guntur Abd Rahman sebagai moderator.

Menurut Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi saat mewakili Ketua DPD RI membuka acara dalam refleksi sebagai evaluasi kinerja DPD RI dan DPR RI Daerah Pemilihan Maluku Utara.

Menurut Fachrul Razi permasalahan Provinsi Maluku Utara sangat luar biasa. Untuk itu, Maluku Utara membutuhkan pendekatan yang strategis rasional.

“Permasalahan Maluku Utara luar biasa. Untuk mengatasi masalah itu perlu kerja sama semua pihak, baik anggota DPR, DPD, pemerintah daerah maupun stakeholders,” kata Fachrul Razi.(ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Fokus Permata-Kupang Gelar Paskah dan Pekan Penerimaan Anggota Baru 2022

NUSADAILY.COM - KUPANG - Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa Asal Tabundung (Fokus Permata)-Kupang melaksanakan Paskah dan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB), di selenggarakan selama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - TERNATE - Sejumlah kalangan menilai kinerja anggota DPD-RI dan DPR-RI Daerah Pemilihan Maluku Utara (Malut) belum menunjukkan kualitasnya dalam memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat Malut di parlemen.

BACA JUGA : Anggota DPR Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi ke DPR Lewat E-Parlemen - Nusadaily.com

Pakar hukum tata negara UMMU Ternate Abdul Aziz Hakim, di Ternate, Rabu, menyatakan masih ada catatan buruk bagi anggota DPR dan DPD RI, karena mereka hampir tidak terlihat kualitas kinerjanya, sehingga hal tersebut membuat kita bertanya-tanya kepada sejumlah anggota DPR dan DPD asal Malut.

Dia menyatakan bahwa kinerja anggota DPR dan DPD RI asal Maluku Utara sangat minim dan bahkan tidak terlihat, justru yang terlihat hanya muncul saat ucapan selamat hari-hari besar di baliho-baliho.

Dia mengingatkan kepada senator dan anggota DPR RI asal Maluku Utara harus cepat tanggap atas persoalan di Maluku Utara. Sebagaimana dilakukan oleh Ketua DPD RI La Nyalla, supaya rakyat Malut juga tahu siapa wakil rakyatnya di pusat.

BACA JUGA : Reses Fun Ala Gagah Soeryo Pamoekti, Politisi Nasdem Kota Malang - Noktahmerah.com

Ketua Umum Formapas Jaidin memberikan kritik bahwa Formapas menilai anggota DPD RI dan DPR RI mendapat rapor merah atas amanah yang diberikan selama ini.

Sedangkan Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia Anas RA memaparkan, dalam evaluasi perlu mengamati kinerja anggota DPR dan DPD itu.

Menurut Anas, kinerja anggota dewan yang mewakili Maluku Utara belum terlalu membanggakan, hanya sedikit yang vokal.

"Ini mungkin dampak dari pemilihan anggota dewan maupun kepala daerah yang cenderung transaksional. Calon yang didukung dengan kekuasaan dan dana yang tampil sebagai pemenang," ujar Anas.

BACA JUGA : DPR: BUMN Sektor Pertanian Harus Perbaiki Kinerja - Imperiumdaily.com

Kritik terhadap kinerja anggota DPD dan DPR asal Malut tersebut tercermin dalam acara refleksi yang juga dihadiri sejumlah narasumber. Dengan  Keynote Speaker Ketua DPD RI AA La Nyalla M Mattalitti namun berhalangan, sehingga diwakili Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. Sebagai pembicara; Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia Anas RA dan dosen FISIP UMMU Ternate Suyatno Kahar.

Pakar Hukum Tata Negara

Pakar hukum tata negara UMMU Ternate Abdul Azis Hakim, Kadin Indonesia Muliansyah Abdurahman. Ketua Formapas Jaidi A Gani, dan Guntur Abd Rahman sebagai moderator.

Menurut Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi saat mewakili Ketua DPD RI membuka acara dalam refleksi sebagai evaluasi kinerja DPD RI dan DPR RI Daerah Pemilihan Maluku Utara.

Menurut Fachrul Razi permasalahan Provinsi Maluku Utara sangat luar biasa. Untuk itu, Maluku Utara membutuhkan pendekatan yang strategis rasional.

"Permasalahan Maluku Utara luar biasa. Untuk mengatasi masalah itu perlu kerja sama semua pihak, baik anggota DPR, DPD, pemerintah daerah maupun stakeholders," kata Fachrul Razi.(ros)