Selasa, September 21, 2021
BerandaNewsNusantaraKetua DPD Ajak Warga NTT Dukung Program Pembangunan Sejuta Rumah

Ketua DPD Ajak Warga NTT Dukung Program Pembangunan Sejuta Rumah

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – KUPANG – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak warga Nusa Tenggara Timur agar mendukung program pembangunan sejuta rumah yang dilaksanakan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA : Ketua DPD RI Dukung Program Pembangunan Rumah Layak Huni Papua Barat – Nusadaily.com

“Program pembangunan rumah layak huni harus didukung. Karena ini diberikan kepada warga yang membutuhkan agar taraf hidup masyarakat terus bergerak maju,” katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan pelaksanaan program sejuta rumah. Diantaranya sebanyak 100 unit rumah yang akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II di Kabupaten Belu, NTT.

Untuk pembangunan 100 unit rumah ini, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp11,53 miliar. Untuk pekerjaan fisik bangunan rumah tipe 28 dan supervisi pekerjaan di lapangan.

BACA JUGA : Kejar Target Program Pembangunan SDM, Menaker Ida Luncurkan BLK Komunitas Tahap II – Noktahmerah.com

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan rencana pembangunan ini merupakan bagian dari implementasi penyediaan sejuta rumah dari Presiden Joko Widodo.

Oleh karena itu ia mengajak warga NTT. Khususnya di daerah sasaran yang masuk dalam kategori wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) agar mendukung pelaksanaan program ini.

Program 100 Unit Rumah Layak Huni

- Advertisement -

“Tentu kita berharap program 100 unit rumah layak huni tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belu yang berbatasan dengan Timor Leste ini,” katanya.

BACA JUGA : Nota Pengantar RAPBD 2021, Banyuwangi Prioritaskan Tujuh Program Pembangunan – Beritaloka.com

LaNyalla yang sekitar lima hari terakhir berada di NTT. Dalam rangka kunjungan kerja juga meminta pemerintah daerah memberikan dukungan. Berupa penyiapan regulasi dan ketentuan serta data yang diperlukan untuk tujuan program ini.

Menurut dia, harmonisasi dan sinkronisasi diperlukan untuk meminimalisir kendala yang mungkin terjadi di lapangan.

LaNyalla menambahkan penyediaan rumah layak huni seyogyanya memang merupakan tanggung jawab pemerintah. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik dalam hal pemenuhan hak atas kebutuhan mendasar mereka.

“Tentu persoalan rumah ini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat dan pemerintah wajib mengupayakan agar taraf hidup masyarakat bergerak maju,” tegasnya.(ros)

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...