Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraKejam! Wanita Ini Dibunuh Setelah di Setubuhi, Mulut Dilakban, Leher Dijerat Tali...

Kejam! Wanita Ini Dibunuh Setelah di Setubuhi, Mulut Dilakban, Leher Dijerat Tali lalu Mayat Dibuang ke Kandang Buaya

BERAU – Berbagai cerita mengerikan dalam kasus pembunuhan wanita berinisial FS (25) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), tersingkap. FS ditemukan dengan kondisi terikat di dekat kolam yang disebut warga kandang buaya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mayat FS ditemukan pada Rabu (21/10/2020) sekitar pukul 16.00 Wita. Kolam kandang buaya tempat FS ditemukan jauh dari permukiman.

BACA JUGA : Proyek Jurassic Park di Habitat Komodo Buka Wajah Asli KSPN dan Merusak Lingkungan

“Informasi awal penemuan mayat pada Rabu (21/10) dari seorang warga yang melintas di sekitar lokasi,” ujar Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly, Rabu (21/10).

FS diketahui sudah bersuami. Mereka merupakan perantau dari Pulau Jawa dan pergi ke Kalimantan untuk mencari pekerjaan. Pasangan ini, lanjutnya, sudah memiliki bayi berusia 9 bulan.

Hasil penyelidikan polisi, FS tewas dibunuh. Pelakunya berinisial SA (34) yang ditangkap di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Minggu (25/10).

“Sudah jadi tersangka, (inisial) SA,” ucap Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo, Selasa (27/10).

Mayat FS Ditemukan Terikat, Mulut Dilakban

Bermula dari seorang warga di Teluk Bayur, Berau, yang melintas di kandang buaya Mayang Magurai melihat mayat FS.

Awalnya tidak diketahui kalau itu mayat FS. Mayat FS ditemukan memakai baju batik, dalam kondisi terikat dan mulut terlakban.

“Tidak ada sama sekali identitas yang di temukan di tubuh korban dan sekitar lokasi penemuan,” ujar AKP Rido, Rabu (21/10) malam.

Pelaku Jerat Leher FS dengan Tali

SA membunuh FS usai pergi karaoke bersama. SA membunuh dengan menjerat leher FS menggunakan tali.

“Kan dia ini setelah karaoke itu, dia mau ke tempat yang kedua, mau hubungan badan lagi ke tempat kedua ini, saat di jalan dia berhenti beli tali sama beli lakban. Baru ke lokasi, dia ke lokasi berhubungan badan lagi di mobil, setelah hubungan badan inilah dijerat lehernya pakai tali,” ujar Kapolres Berau AKBP Edy, Selasa (27/10).

Usai FS tewas, SA membuang mayatnya ke kandang buaya. Ada maksud tertentu dari SA hingga akhirnya membuang mayat FS ke kandang buaya

Pelaku Buang Mayat FS Agar Disantap Buaya

SA (34) jadi tersangka karena diduga membunuh dan membuang mayat wanita FS (25) ke kandang buaya. SA membuang jasad itu ke kandang buaya untuk menghilangkan jejak.

“Alasannya kan supaya dia (jasad) nggak ketemu, kalau nggak tenggelam, akan dimakan buaya,” kata Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto.

SA membuang jasad FS ke sungai yang menjadi habitat buaya di Berau, Kaltim. Namun, upaya SA untuk menghilangkan jejak tidak berhasil.

Mayat FS Nyangkut di Ranting

Tidak ada kejahatan yang sempurna. Begitu pernyataan Kapolres Berau AKBP Edy terkait kasus pembunuhan FS.

Sebab, upaya SA menghilangkan jejak tidak berhasil. Bermaksud agar jadi santapan buaya, mayat FS justru tersangkut di ranting kayu.

“Tidak ada kejahatan yang sempurna. Mau dibuang ke situ ternyata nyangkut di ranting, nggak sampai ke sungai,” sebut AKBP Edy.

Pelaku Bunuh FS karena Diancam

Motif SA membunuh FS pun akhirnya terungkap. SA mengaku membunuh FS karena diancam.

BACA JUGA : Pembunuhan Ibu hamil di Bandung, Polisi Kejar Terduga Pelaku ke Jateng

“Si laki-laki ini (tersangka) takut terancam, menurut keterangan tersangka, dia (korban FS) mengancam akan membeberkan ke keluarganya kalau dia tidak memberikan sesuatu, uang lah gitu,” tutur AKBP Edy, dikutip Nusadaily.com dari detik.com.

SA dan FS diketahui sempat berhubungan badan. Dia mulanya mem-booking FS. Setelah karaoke, keduanya lalu pergi. Sebelum membunuh korban, SA bersetubuh dengan FS di mobil.

SA sendiri dijerat 2 pasal, yakni Pasal 340 dan 338 KUHP. Pria tersebut terancam hukuman mati.(han)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed